Pangkep, Mapress.co.id – Memasuki hari keempat proses pencarian jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Tim SAR gabungan sudah berhasil menemukan 2 (dua) korban dalam keadaan sudah meninggal, yang terdiri dari korban berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.
Proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan oleh gabungan Tim SAR, yang terdiri dari Basarnas, Kodam XIV/Hasanuddin, TNI AU dan sejumlah relawan lainnya.
Proses pencarian dan evakuasi yang dilakukan di hari kelima, Rabu (21/01/2026), khususnya TNI AU akan menurunkan kekuatan personel dari satuan Korpasgat yang berada di Posko Kantor Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.
Satuan Korpasgat yang akan diturunkan, berasal dari satuan Yonparako 473 Pasgat, yang terdiri dari 14 personel, yang dipimpin Letkol Pas Rudi Permadi. Sementara dari satuan Yonarhanud 23 Pasgat, yang terdiri dari 12 personel.
Khusus Satuan Yonparako 473 Pasgat, posisi personel akan standby di sekitar Posko Tompobulu. Sedangkan Satuan Yonarhanud 23 Pasgat, posisi personel berada di Pos 9 pendakian Gunung Bulusaraung dan standby disekitar posko.
Berdasarkan hasil briefing pada malam hari, Selasa (20/01/2026) di Posko Tompobulu, Tim SAR gabungan akan berangkat dan nginap menuju sasaran yang direncanakan, dan akan melaksanakan bermalam/berbivak di pos-pos pendakian selama 3 hari di lokasi untuk menyisir area serpihan pesawat.


















