Cover

style=
Berita  

Turun ke Sawah, Bupati Daeng Manye Dengarkan Keluhan Petani di Polut Takalar

Takalar, Mapress.co.id – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, kembali menunjukkan komitmennya terhadap sektor pertanian dengan turun langsung ke area persawahan, di Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sabtu (09/05/2026).

Didampingi Kepala Dinas Pertanian Parawangsa, dan Camat Polut, Daeng Manye menyapa para petani sekaligus memantau kondisi pertanian di wilayah tersebut.

Kunjungan itu juga dimanfaatkan untuk mendengar langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat tani.

Suasana akrab terlihat saat Bupati Takalar berbincang santai bersama petani di pinggir sawah.

Kehadiran Daeng Manye di tengah hamparan persawahan dinilai menjadi bukti bahwa pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya petani yang menjadi penopang ketahanan pangan daerah.

“Pemerintah harus hadir dan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, terutama petani. Karena pertanian adalah salah satu kekuatan utama Kabupaten Takalar,” kata Daeng Manye.

Dalam dialog bersama petani, Daeng Manye menanyakan sejumlah persoalan mulai dari musim tanam, ketersediaan pupuk, sistem pengairan hingga hasil panen.

Dari hasil pemantauan di lapangan, beberapa wilayah di Takalar disebut mampu melakukan panen padi hingga tiga kali dalam setahun.

“Setelah kami tanyakan, alhamdulillah beberapa kecamatan seperti Galesong dan Polut bisa panen tiga kali dalam setahun. Ini patut kita syukuri dan terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Di sela kunjungan, Daeng Manye juga berbincang dengan seorang petani bernama Daeng Lau.

Ia mengapresiasi perjuangan petani tersebut yang dinilai berhasil membesarkan anak-anaknya dari hasil bertani.

Menurut Daeng Manye, kisah Daeng Lau menjadi contoh bahwa sektor pertanian mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga apabila dikelola dengan baik dan mendapat dukungan yang memadai.

“Ini contoh petani yang berhasil. Dari hasil sawah, anak-anaknya bisa sukses, ada yang jadi tentara, bidan dan perawat. Artinya pertanian mampu mengangkat kesejahteraan keluarga jika dikelola dengan baik,” bebernya.

Ia pun menegaskan, Pemerintah Kabupaten Takalar akan terus memberikan perhatian terhadap sektor pertanian melalui dukungan sarana produksi, perbaikan irigasi serta pendampingan kepada petani agar hasil pertanian semakin meningkat.

Kehadiran Daeng Manye di tengah area persawahan mendapat sambutan hangat dari masyarakat tani. Para petani mengaku senang karena pemerintah turun langsung melihat kondisi lapangan dan mendengar aspirasi mereka tanpa sekat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *