Makassar, Mapress.co.id – Pengurus Cabang Perkumpulan Senior (PCPS) GMKI Makassar periode 2026-2029 resmi dilantik, Minggu (15/03/2026), di Student Centre GMKI Makassar.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Nasional Perkumpulan Senior (PNPS) GMKI, William P. Sabandar.
Kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Yohanis Metris, yang juga menjabat sebagai Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (PGIW Sulselra) periode 2026-2031.
Dalam pelantikan tersebut, ditetapkan susunan pengurus PCPS GMKI Makassar periode 2026-2029 sebagai berikut:
– Ketua: Dan Pongtasik, SH
– Wakil Ketua I: Dr. Kristian H.P. Lambe
– Wakil Ketua II: Ivan Kalalembang, SH, MH
– Sekretaris: Dr. Sita Sabandar, MM
– Bendahara: Dra. Olly Bittikaka
Selain itu, Ir. Leonardo J. Hehanusa dipercaya sebagai Ketua Dewan Penasehat.
Dalam sambutannya, Ketua PCPS GMKI Makassar, Dan Pongtasik menegaskan bahwa PCPS merupakan wadah pelayanan dan kontribusi nyata bagi para senior GMKI.
Ia menekankan, pentingnya kesungguhan seluruh pengurus dan anggota untuk menjadikan organisasi ini sebagai pusat inisiasi berbagai aksi dan program yang berdampak bagi masyarakat.
“PCPS harus menjadi lumbung inisiasi program yang mendorong keberlanjutan partisipasi aktif dalam pembangunan, sekaligus mendukung program pemerintah, khususnya di Kota Makassar,” ujarnya.
Sementara Ketua Umum PNPS GMKI, William P. Sabandar yang akrab disapa Willy, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara senior GMKI di berbagai daerah.
Ia menyebutkan bahwa pelantikan PCPS GMKI Makassar merupakan cabang keempat yang ia lantik dari total sekitar 30 cabang yang ada.
Willy juga mengungkapkan bahwa Rapat Kerja Nasional PNPS GMKI akan dilaksanakan di Wisma Kinasih.
Forum tersebut akan menjadi ruang strategis untuk membahas potensi dan kontribusi para senior GMKI dalam konteks pembangunan nasional.
Ia berharap organisasi Perkumpulan Senior dapat terus dibenahi sehingga menjadi bagian integral dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).
“Ini adalah tanggung jawab moral kita untuk mendukung pengembangan GMKI di seluruh Nusantara,” kata Willy.
Dalam kesempatan itu, Willy juga menegaskan visi PNPS GMKI, yakni “Bersatu Melayani lewat Peran Senior GMKI untuk Mewujudkan Damai Sejahtera di Bumi Indonesia.”
Menurutnya, visi tersebut lahir dari kesadaran bahwa para senior GMKI harus menjadi penopang bagi organisasi, terutama dalam tiga medan pelayanan GMKI, yakni gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia saat ini sedang menapaki jalan panjang menuju Indonesia Emas 2045.
“Jika Indonesia ingin keluar dari jebakan middle income trap, maka perekonomian nasional harus bertumbuh secara konsisten. Dalam konteks ini, GMKI dan Perkumpulan Senior memiliki peran penting dalam membentuk generasi pemimpin yang memahami bahwa pertumbuhan harus adil dan inklusif,” tutupnya.(*)


















