Cover

style=

Puluhan Guru dan Tendik SMPN 3 Ambil Bagian di Ajang PORSENI Tingkat Kota Makassar

Makassar, Mapress.co.id – Puluhan guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 3 Makassar turut ambil bagian dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kota Makassar.

Keikutsertaan tersebut dilakukan melalui Kecamatan Mamajang, yang menjadi salah satu kecamatan peserta pada ajang tingkat kota.

Porseni PGRI tingkat Kota Makassar ini juga diikuti oleh guru dan pegawai dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP, dengan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga dan seni.

Kepala SMP Negeri 3 Makassar, Drs. Kaswadi, M.Pd, menyampaikan bahwa Kecamatan Mamajang mengikuti beberapa cabang lomba, di antaranya futsal, tenis meja, bulu tangkis, ikrar guru, serta cabang olahraga dan seni lainnya.

“Untuk SMP 3 Makassar, karena berada di Kecamatan Mamajang, kami ikut berpartisipasi mewakili kecamatan. Cabang yang diikuti antara lain futsal, tenis meja, bulu tangkis, ikrar guru, dan masih ada beberapa cabang lainnya,” ujar Kaswadi, Selasa (03/02/2026).

Ia juga menjelaskan, kegiatan Porseni ini bertujuan untuk meramaikan agenda PGRI tingkat Kota Makassar sekaligus memberikan ruang bagi guru dan pegawai yang memiliki keterampilan di bidang olahraga maupun seni untuk berpartisipasi dan berprestasi.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meramaikan Porseni PGRI tingkat Kota Makassar, sekaligus memberi kesempatan kepada guru dan pegawai yang memiliki keterampilan olahraga dan seni untuk tampil sebagai peserta,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kaswadi berharap ajang Porseni ini dapat menjadi sarana silaturahmi dan mempererat kebersamaan antar tenaga pendidik dan kependidikan se-Kota Makassar.

“Harapan kami melalui Porseni ini dapat terjalin silaturahmi antar guru, bukan hanya di Kecamatan Mamajang, tetapi juga dengan guru-guru dari seluruh Kota Makassar. Mulai dari guru PAUD, SD, SMP, hingga pegawai sekolah bisa saling mengenal dan memperkuat kebersamaan,” pungkasnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan dan kreativitas, tetapi juga memperkuat solidaritas dan semangat kekeluargaan di lingkungan PGRI Kota Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *