Makassar, Mapress.co.id – UPT SPF SD Inpres Andi Tonro mengundang orang tua siswa untuk menggalakkan gerakan literasi sekolah guna meningkatkan minat baca siswa. Langkah ini diambil untuk menekan tingginya penggunaan gadget serta media sosial di lingkungan sekolah.
Kepala SD Inpres Andi Tonro, Hj. Rosnaeni, S.Pd, M.Pd, menyampaikan keprihatinannya terkait fenomena tersebut. Ia menilai intensitas penggunaan gadget yang tinggi berdampak langsung pada penurunan minat membaca buku.
“Melihat minat baca siswa saat ini menurun karena tingginya aktivitas gadget dan media sosial. Kami membuat pamflet ajakan gemar membaca serta menggerakkan edukasi agar siswa aktif berkunjung,” ujar Hj. Rosnaeni.
Ia pun berharap seluruh pihak dapat bersinergi menjaga keberlangsungan minat baca para siswa secara berkelanjutan.
“Budaya membaca diharapkan tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dibiasakan dari rumah,” harapnya.
Selain itu, SD Inpres Andi Tonro juga mengikuti Lokakarya Pengelolaan Perpustakaan Sekolah sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP) yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, di Hotel Aston, Selasa (11/08/2026).
Untuk masing-masing sekolah, khususnya di SD Inpres Andi Tonro, mengutus dua orang untuk mengikuti lokakarya. Mereka adalah kepala sekolah dan kepala perpustakaan.
Menurut Kepala SD Inpres Andi Tonro, Hj. Rosnaeni, menyampaikan keterlibatan kepala sekolah bukan tanpa alasan, pembenahan perpustakaan membutuhkan dukungan kebijakan, anggaran, fasilitas, hingga penguatan sumber daya manusia di tingkat sekolah.
“Artinya, pengelolaan perpustakaan tidak sepenuhnya bisa dibebankan kepada tenaga perpustakaan. Dukungan pimpinan sekolah menjadi bagian penting agar pembenahan dapat berjalan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara di kegiatan lainnya, SD Inpres Andi Tonro juga melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke-81 dan perayaan lomba, yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru, yang dilaksanakan di halaman SD Inpres Andi Tonro, Senin (17/08/2026).
Kepala SD Inpres Andi Tonro, Hj. Rosnaeni, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas suksesnya penyelenggaraan upacara bendera kali ini.
“Saya sangat bangga dan terharu dengan pelaksanaan upacara tahun ini. Semuanya berjalan dengan penuh khidmat dan berjalan aman dan lancar,” katanya.
Menurutnya, momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti pada sejarah masa lalu.
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan kepedulian sejak dini, agar lahir pahlawan-pahlawan baru dari generasi muda, termasuk dari SD Inpres Andi Tonro.
“Tentunya kami berharap, dengan semangat kebersamaan dan kreativitas siswa, upacara peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi bukti bahwa semangat 17 Agustus tidak hanya tentang mengingat sejarah, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kepahlawanan pada generasi penerus bangsa sejak usia dini,” tutupnya.












