Makassar, Mapress.co.id – Aksi konvoi kendaraan yang dilakukan sejumlah pemuda menjelang waktu berbuka puasa di sejumlah ruas jalan di Kota Makassar menjadi perhatian berbagai pihak.
Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas dan kenyamanan masyarakat selama bulan Ramadan.
Ketua Karang Taruna Kota Makassar sekaligus Ketua Brigade Muslim Indonesia, Muhammad Zulkifli, ST, MM, meminta agar fenomena konvoi pemuda tersebut menjadi atensi serius Polrestabes Makassar.
Menurutnya, kegiatan konvoi menjelang waktu berbuka puasa belakangan ini mulai terlihat di beberapa titik jalan di Makassar dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, serta meresahkan masyarakat.
“Kami meminta kepada aparat agar menindak tegas pelaku konvoi yang mengganggu ketertiban umum, serta memberikan sanksi bagi yang memakai knalpot brong, dan menahan motor bagi yang kedapatan membawa senjata tajam dengan menerapkan pasal Undang-Undang darurat,” tegas Zulkifli.
Ia juga menilai jika tidak diantisipasi sejak dini, aktivitas tersebut dikhawatirkan berkembang menjadi kegiatan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain, seperti balap liar atau penggunaan knalpot bising yang mengganggu masyarakat.
“Jangan sampai kegiatan seperti ini berkembang menjadi hal yang meresahkan masyarakat atau bahkan menimbulkan potensi kecelakaan di jalan,” katanya.
Oleh karena itu, Zulkifli berharap aparat kepolisian dapat melakukan langkah-langkah pencegahan, baik melalui patroli rutin maupun pendekatan persuasif kepada para pemuda.
“Kami berharap ada langkah antisipasi dari Polrestabes Makassar, baik melalui pengawasan maupun pembinaan kepada para pemuda agar suasana Ramadan tetap aman dan kondusif,” jelasnya.
Di sisi lain, ia juga mengajak para pemuda untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif, seperti kegiatan sosial, berbagi takjil, atau aktivitas keagamaan.
“Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperbanyak kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.


















