Makassar, Mapress.co.id – UPT SMA Negeri 5 Makassar kembali melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) dalam rangka peningkatan kompetensi guru. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Sekolah yang diikuti oleh kurang lebih 90 orang tenaga kependidikan dan non kependidikan SMAN 5 Makassar, Jum’at (18/07/2025).
In House Training tahun ini difokuskan pada penguatan pemahaman terhadap kebijakan pendidikan dan penguasaan teknologi yang relevan dengan pembelajaran abad 21.
Kegiatan IHT dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 5 Makassar, Sudirman, S.Pd, M. Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kebersamaan dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas.
Menurutnya, sinergi antar guru, tenaga kependidikan, serta pemangku kepentingan lainnya merupakan kunci sukses dalam mewujudkan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan.
Kegiatan IHT pada hari ini dilaksanakan selama 1(satu) hari, dan turut dihadiri pemateri dari Ketua MKKS SMAN Kota Makassar, H. Syafruddin, S.Pd, M.Pd.
Dalam paparannya di hadapan para guru, beliau menyampaikan materi mengenai kebijakan pendidikan terkini dengan titik berat pada penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
“Jadi materi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman guru terkait peran strategis mereka dalam menjaga dan meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah,” ujar Syafruddin, yang juga merupakan Kepala SMAN 2 Kota Makassar ini.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan materi seputar pemanfaatan E-Rapor. Mantan Kepala SMAN 4 Makassar ini memberikan panduan teknis sekaligus menyampaikan berbagai tips praktis dalam penginputan dan pengelolaan data penilaian siswa secara digital.
“Kehadiran sesi ini sangat membantu guru dalam menyesuaikan diri dengan sistem pelaporan berbasis teknologi informasi yang kini menjadi standar di berbagai satuan pendidikan,” katanya.
Tak hanya itu, ia juga memberikan pelatihan tentang pengenalan Coding dan Artificial Intelligence (AI). Materi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi guru dan membekali mereka dengan keterampilan dasar yang dapat diterapkan dalam pembelajaran digital maupun proyek berbasis IT.
Diakhir keterangannya, Syafruddin berharap melalui kegiatan IHT ini, para guru SMAN 5 Makassar semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, meningkatkan kompetensi individu, serta menjadi ruang untuk saling berbagi, berkolaborasi, dan memperkuat budaya belajar bersama.
“Insya Allah SMA Negeri 5 Makassar berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan profesionalisme dalam setiap langkah pendidikan yang dijalankan,” tutupnya.
Sementara salah satu peserta, Akbar Ibrahim berpendapat dengan adanya desiminasi/pengimbasan tentang pembelajaran mendalam “Deep Learning”, apalagi saat membawakan tentang pola pikir (growth mindset) bahwa kita sadar untuk mengubah diri kita dulu di ubah dengan (growth mindset), setelah itu baru murid.
“Jadi materi yang dibawakan Pak Syafruddin tentang pembelajaran bermakna sangat bagus dan mendalam, sehingga kita dapat mengerti cara pembuatan RPP Deap Learning yang detail,” tutupnya.

















