Makassar, Mapress.co.id – Peranan media terhadap institusi kepolisian khususnya di Polda Sulsel sangat baik. Karenanya, kerjasama saling membantu dedikasi untuk menambah ilmu pengetahuan dalam melaksanakan profesi masing-masing merupakan sejarah panjang yang sudah terealisir dengan PWI selama ini.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro, SH, MH, yang didampingi Dir Intel, Dir Ops, Karo Propam, Wakil dari Dirreskrim dan Bidang Humas, menerima Panitia Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulsel, yang dipimpin Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat selaku Plt Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, SH, didampingi Andi Pasamangi Wawo, Ronal Ngantung (Penasehat), Faisal Palapa, Amrullah Bagito (OC/SC), H. Rukman Nawawi (Bendahara), Rusly dan H. Ilyas Nurdin (Panitia), di ruang kerjanya, Selasa (14/04/2026).
Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel mengatakan dalam meredam kasus viral pun tanpa diminta, pers bisa menyiarkan narasi yang adem sesuai hasil investigasi.
“Beritanya positif kalau memang analisa dan intuisi wartawannya menemukan inti masalahnya,” katanya.
Menurutnya, mendapatkan wartawan yang memberitakan seperti itu tentu dibutuhkan pengetahuan dan wawasan.
“Seperti yang dilaksanakan Dewan Pers bersama PWI dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) setiap saat,” ujar Kapolda Sulsel, menirukan omongan Zugito tentang salah satu syarat seseorang menyandang profesi sebagai wartawan.
Soal konferensi 2 Juni nanti, Kapolda berharap teman-teman wartawan bisa menjaga dan memelihara situasi yang berlangsung aman dan nyaman.”Insya Allah kami akan mendukung pelaksanaan dan keamanannya,” pungkasnya.(*)


















