Makassar, Mapress.co.id – Budaya Halalbihalal atau saling memaafkan dalam perayaan Idul Fitri sudah menjadi tradisi di negara-negara yang memiliki penduduk mayoritas umat muslim. Ini adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling memberi kasih sayang.
Dalam pengertian yang lebih khusus, Halalbihalal adalah acara maaf-memaafkan pada hari Lebaran. Lebaran adalah pesta kemenangan umat Islam yang selama bulan Ramadhan telah berhasil melawan berbagai nafsu duniawi.
Bertempat di Boska Coffee, Jalan Metro Tanjung Bunga No. 27, Kota Makassar, TOSIJA (Toa Sinong Jami’ Salaka-Takalar) mengadakan kegiatan Halalbihalal, Sabtu (12/04/2025).
Turut hadir dalam kegiatan ini, keluarga dari Manokmari, Wawena, Jakarta, Kendari dan Makassar.
Untuk menyemarakkan kegiatan Halalbihalal pada hari ini, pihak panitia telah menyiapkan berbagai susunan acara, diantaranya Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, Sambutan Ketua Kerukunan Keluarga TOSIJA, Tausiyah dan Doa, Santap Siang, Tukar Kado, Games, Foto Bersama, Hiburan dan diakhiri Salam-Salaman.
Dalam keterangannya, Ketua Kerukunan Keluarga TOSIJA, H. Ramli Rajulang (Dg. Ngepong) mengatakan bahwa tradisi Halalbihalal menjadi sarana untuk merajut kembali hubungan persaudaraan, menyambung kembali tali silaturrahim, serta membangun rasa saling kasih kepada sesama manusia, karena kita sebagai umat manusia tak pernah luput dari yang namanya dosa.
“Semoga usai melaksanakan ibadah bulan suci Ramadhan, dan memohon ampun kepada Allah SWT, kita dapat merajut silaturahmi dan kebersamaan ditengah-tengah keluarga,” ujarnya.
Menurut H. Ramli Rajulang (Dg. Ngepong), Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian. “Semoga pada hari ini kita mendapatkan kesucian/fitrah dan kembali bersih. Mari kita mulai saling bermaaf-maafan, serta merajut kebersamaan untuk menunjang kekompakan dan kebersamaan dalam ikatan Kerukunan kekeluarga TOSIJA,” jelasnya.
Sementara siraman rohani Halalbihalal, dibawakan oleh Ustadz Prof. Dr. Drs. KH. Abdul Hadis, M.Pd, yang merupakan Ketua Kerukunan H. Ramli Rajulanh Dg. Epong.
Dalam ceramahnya, Ustadz KH. Abdul Hadis menyampaikan sebagai umat manusia, kita senantiasa menjalin tali silaturahmi antar sesama. Kemudian, ia juga mengingatkan bahwa sebagai umat muslim, kita wajib memaafkan kesalahan orang lain, karena memaafkan merupakan sifat yang mulia.
Selanjutnya, ia menyampaikan sebagai orang yang beriman, kita wajib menjaga tuntunan agama dalam kehidupan sehari-hari. “Jadikan momen Halalbihalal ini sebagai ajang bersilaturahmi, saling memaafkan dan menjaga tuntutan agama dalam kehidupan kita sehari-hari,” pungkasnya.


















