Cover

style=

Gelar Coaching Clinic Pengelolaan Kinerja, Disdik Sulsel Dorong Sinkronisasi Administrasi Kepsek dan Guru

Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Menggelar Coaching Clinic Pengelolaan Kinerja Pegawai, di Gedung Guru, Senin 4 Agustus 2025.

Makassar, Mapress.co.id – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Coaching Clinic Pengelolaan Kinerja Pegawai sebagai tindaklanjut surat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen (Nomor: 2761/B1/GT.01.08/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Guru “Jusuf Kalla” Disdik Sulsel, Senin (04/08/2025), dan diikuti perwakilan satuan pendidikan dari seluruh Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.

Fokus utama pelatihan ini adalah peningkatan pemahaman dalam pengelolaan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), Penetapan Angka Kredit (PAK) Integrasi, dan Konversi PAK tahun 2023-2024.

Melalui surat resmi bernomor 005/5851/DISDIK tertanggal 24 Juli 2025, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, S.E., menegaskan bahwa kegiatan ini bersifat wajib.

Peserta terdiri dari Kepala Cabang Dinas wilayah I hingga XII, Kepala UPT SMA/SMK/SLB Negeri mau pun Swasta, satu orang guru PNS (diprioritaskan yang belum menyelesaikan SKP), serta operator sekolah.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari peserta. Salah satunya dari Kepala UPT SMAN 14 Bone, Drs. Mubarrak, M.Pd., menilai coaching ini sangat penting untuk memperlancar administrasi kenaikan pangkat guru.

“Ini coaching tentang bagaimana penilaian kinerja guru dan tenaga kependidikan. Banyak hal penting, seperti SKP, integrasi, dan konversi yang perlu diselesaikan agar proses kenaikan pangkat tidak terhambat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT SMAN 5 Sinjai, Darsam, S.Pd, menekankan pentingnya integrasi sistem antar aplikasi seperti Simpedik, SIASN, dan e-Kinerja.

“Selama ini, ketiga aplikasi ini berjalan sendiri-sendiri, padahal data yang digunakan saling berkaitan. Dengan kegiatan ini, diharapkan sinkronisasi bisa tercapai, sehingga tidak ada lagi hambatan dalam pengusulan kenaikan pangkat,” jelasnya.

Ia bahkan membagikan pengalamannya dalam pengajuan kenaikan pangkat yang hanya memakan waktu tiga hari sejak diajukan ke BKD pada 29 Juli 2025.

Hal senada disampaikan Kepala UPT SMKN 10 Bulukumba, Syukrillah, S.Pd yang mengaku kegiatan ini sangat membantu guru dalam memahami sistem aplikasi terbaru.

“Kami jadi lebih paham cara menyusun kinerja dan menghindari kesalahan upload yang sering menjadi kendala. Pendamping juga aktif membimbing teknis, sangat membantu sekali,” ujarnya.

Para peserta berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum perbaikan manajemen kepegawaian di sekolah-sekolah Sulsel, khususnya dalam pengelolaan SKP dan PAK secara digital dan terintegrasi.

“Kami berharap setelah coaching ini, seluruh administrasi kepegawaian, terutama terkait SKP dan PAK, bisa berjalan lancar dan sinkron antar sistem,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *