Makassar, Mapress.co.id – UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif. Bersinergi dengan International Organization for Migration (IOM), sekolah tersebut menggelar kegiatan English Book Club Reading and Discussion bersama anak-anak pengungsi (refugee), Selasa (16/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMPN 3 Makassar ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa sekaligus membangun interaksi sosial yang positif antara siswa lokal dan anak-anak refugee yang sedang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Kepala SMP Negeri 3 Makassar, Drs. Kaswadi, M.Pd., menyambut baik kolaborasi ini dan menilai kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam menanamkan nilai toleransi, kebersamaan, dan saling menghargai sejak dini.
“Ini bukan sekadar kegiatan literasi, tetapi juga ruang belajar tentang kemanusiaan, keberagaman, dan persahabatan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan IOM Makassar menjelaskan bahwa English Book Club menjadi salah satu program untuk mendorong inklusi sosial anak-anak pengungsi.
“Kami ingin anak-anak refugee merasa diterima dan memiliki ruang untuk berbagi pengalaman, sekaligus berlatih bahasa Inggris bersama siswa Indonesia,” jelasnya.
Kegiatan ini dipandu oleh fasilitator dari komunitas refugee dengan rangkaian acara meliputi membaca bersama, diskusi interaktif, kuis, hingga sesi tanya jawab.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dikemas secara komunikatif dan menyenangkan.
Melalui sinergi ini, SMPN 3 Makassar dan IOM berharap dapat terus menghadirkan kegiatan edukatif yang memperkuat nilai kemanusiaan, memperluas wawasan global siswa, serta membangun solidaritas lintas budaya di lingkungan sekolah.

















