Pangkep, Mapress.co.id – Masyarakat Pulau Sabutung, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, melaksanakan gotong royong pengecoran Masjid Jami’ Nurul Huda, Sabtu (20/09/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh panitia pembangunan dengan melibatkan puluhan warga setempat. Pengecoran dilakukan meski panitia masih menghadapi keterbatasan dana.
Dalam keterangannya, Ketua Panitia Pembangunan, H. Jamaluddin, mengatakan semangat warga menjadi pendorong utama proses pembangunan tetap berjalan.
“Alhamdulillah, walaupun dana kami masih minus, tapi berkat kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat, pengecoran bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa, sebelumnya sudah ada janji bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten Pangkep sebesar Rp100 juta untuk pembangunan masjid, namun hingga kini dana tersebut belum terealisasi.
“Proposal sudah kami ajukan dan bahkan sudah dijanjikan bantuan Rp100 juta. Tapi sampai sekarang belum ada masuk ke rekening masjid. Kami berharap Pak Bupati bisa segera mencairkan dananya,” tegas H. Jamaluddin.
Hal senada disampaikan salah satu pengurus panitia, H. Ismail. Menurutnya, meski dengan keterbatasan, masyarakat tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan masjid karena dianggap sebagai rumah ibadah utama di pulau.
“Masjid Nurul Huda ini menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Sabutung. Jadi walaupun dana terbatas, pembangunan harus jalan. Tapi tentu kami sangat berharap dukungan penuh dari pemerintah,” katanya.
Sementara itu, warga yang ikut bergotong royong mengaku senang bisa ambil bagian dalam pembangunan masjid tersebut.
“Kami kerja bersama-sama, ikhlas untuk rumah ibadah kita semua. Mudah-mudahan cepat selesai dan bisa digunakan secepatnya,” ujar salah satu warga.
Dengan semangat kebersamaan, panitia dan masyarakat optimis pembangunan Masjid Jami’ Nurul Huda dapat rampung.
Harapan besar kini tertuju pada realisasi janji bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pangkep agar proses pembangunan lebih lancar.

















