Cover

style=
Berita  

Siapkan Supporting, Wali Kota Munafri Lantik dan Kukuhkan Pengurus DKM Periode 2026-2031

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Menghadiri sekaligus Melantik dan Mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Makassar (DKM) Periode 2026-2031, di Phinisi Point Mall Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Sabtu 27 Juni 2026.

Makassar, Mapress.co.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, SH, secara resmi melantik Pengurus Dewan Kesenian Makassar (DKM) Periode 2026-2031, yang dilaksanakan di Phinisi Point Mall Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Sabtu (27/06/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi seni dan budaya sebagai identitas, serta pembentuk karakter masyarakat Kota Makassar.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Makassar, Andi Pattiware, Kepala Dinas Pariwisata, Achmad Hendra Hakamuddin, Balai Bahasa Sulsel, Dewan Kesenian dan Sanggar Seni se-Sulsel, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Dewan Kesenian Makassar (DKM), Drs. M. Juniar Arge menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Makassar, yang telah menerbitkan dan mengeluarkan Surat Keputusan (SK), dan turut hadir dalam acara pelantikan kami pada hari ini.

Selain itu, Ketum Juniar Arge juga mengenang sosok almarhum ayahanda (Rahman Arge). Ia mengatakan sebelum beliau pergi, ada salah satu pesan yang ia sampaikan kepada saya. Yaitu tolong jaga, rawat dan perhatikan DKM.

Tak lupa, ia juga mengingatkan kepada teman-teman seniman dan tokoh budayawan, untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam ruang DKM demi memajukan kesenian dan kebudayaan Kota Makassar.

“Kami bersama teman-teman pengurus senantiasa Istiqomah untuk terus berkarya membangun kesenian dan merawat kebudayaan di Kota Makassar,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, politisi dari Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa dengan terbukanya ruang kemitraan kami dengan Pemerintah Kota Makassar, Insya Allah kami dari DKM akan terus hadir untuk memberikan masukan-masukan yang konstruktif untuk pengembangan kesenian dan kebudayaan di Kota Makassar.

Sementara Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, SH, dalam sambutannya menyampaikan izinkan saya selaku Pemerintah Kota Makassar mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Pengurus Dewan Kesenian Makassar (DKM) Periode 2026-2031.

“Teruslah berkarya memberikan yang terbaik, sehingga bisa menjadi kebanggaan untuk Kota Makassar yang kita cintai,” ujarnya.

Menurut Munafri, ini merupakan awal dari sebuah perjalanan kita, bagaimana memperlihatkan bahwa keseimbangan sebuah kota harus dihadirkan ruang seni yang besar didalamnya.

oplus_2

“Kota yang besar adalah kota yang mampu memperlihatkan seni menjadi sebuah modal untuk membangun Kota Makassar. Dan di Makassar, kita tidak akan kekurangan itu. Persoalannya adalah kita tidak mau mengeksplorasi apa yang kita miliki,” jelasnya.

Tak lupa, Ketua Golkar Makassar ini ingin menyampaikan kepada seluruh pengurus dan seluruh seniman, hari ini Kota Makassar masih berutang kepada bapak/ibu sekalian.

“Hari ini Kota Makassar belum mampu menyiapkan infrastruktur pertunjukan seni seperti di kota-kota besar lainnya. Ini adalah kewajiban yang harus dihadirkan Pemerintah Kota Makassar. Jangan anggap ini adalah sebuah janji, tapi kami Insya Allah menuntaskan itu semua tidak lewat dari tahun 2028,” tegasnya.

Lanjut Munafri menambahkan, kota ini mempunyai banyak talenta, kota ini mempunyai banyak seniman, tapi seniman itu tidak besar di kampung halamannya.

“Karena ditempatnya tidak ada rumah yang mampu menampung mereka. Maka dari itu, ini harus ada. Pasti kita akan hadirkan. Karena kalau tidak, kita tidak akan lihat sebuah jembatan sejarah yang memperlihatkan bagaimana kekuatan seni dan budaya dimasa lalu, yang mampu dibawa berinteraksi ke kemajuan digitalisasi pada hari ini,” tuturnya.

Selain itu, Ketua IKA FH Unhas ini mengingatkan kepada pengurus bahwa tugas kita kedepan bukan tugas yang mudah, akan terjadi berbagai macam perdebatan-perdebatan, dan akan terjadi diskusi-diskusi yang panjang.

“Tapi saya yakin, dengan hadirnya Dewan Kesenian Makassar, inilah yang akan menjadi jembatan menyelesaikan persoalan ini,” katanya.

Selanjutnya, pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan kalau hari ini pemerintah berani mengukuhkan kepengurusannya, saya tidak ingin ini hanya sebuah seremonial.

“Kalau Pemerintah Kota Makassar berani mengukuhkan ini sebagai sebuah ornamen yang berada di lingkup pemerintah kota, maka sangat naif rasanya kalau kita membiarkan mereka berjalan sendiri,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada Kepala Dinas Kebudayaan, dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, persiapkan supporting yang kuat, sehingga Dewan Kesenian Makassar ini bisa berjalan dengan baik.

“Tentunya kita berharap, sinergitas ini bisa terbangun dengan baik. Serta kerjasama ini bisa menghadirkan bukan cuman output, tapi outcome yang maksimal, sehingga memberikan dampak langsung kepada masyarakat, serta membangun generasi muda dan dapat mendidik untuk bisa hadir sebagai pekerja-pekerja seni yang akan mengisi ruang-ruang kehidupan yang lebih baik,” tutupnya.

Berikut Susunan Pengurus Dewan Kesenian Makassar Periode 2026-2031 :

1. Ketua Umum : M. Juniar Arge
2. Ketua Harian : Armin Mustamin Toputiri
3. Wakil Ketua Ketua I : Nina Nadjamuddin
4. Wakil Ketua II : Ahmadi Haruna
5. Wakil Ketua III : Baharuddin Moenta
6. Sekretaris Umum : Budi Santoso
7. Wakil Sekretaris I : Musmualim
8. Wakil Sekretaris II : Fachrisal Ubbe
9. Bendahara Umum : Anggraini Herman
10. Wakil Bendahara : Yusliana Ilyas

A. Bidang-bidang

1. Bidang Kesekretariatan :
– Koordinator : Arman Yunus
– Anggota : Faizal AR
– Anggota : Malela Aradea
– Anggota : H. Kamaruddin
– Anggota : Syarif Tiwon
– Anggota : Yessy A.

2. Bidang Humas
– Koordinator : Andi Jaka Malageni
– Anggota : Mukhdar Ottukuwa
– Anggota : Farizal
– Anggota : Rahmat Mustafa
– Anggota : Muh. Rais

3. Bidang Logistik
– Koordinator : Hasniah Lotong
– Anggota : Djuniarty Maggo
– Anggota : Hamzah Dg. Kebo
– Anggota : Lala Hadra Karim
– Anggota : Ershad Akbar Kler

B. Komite

1 . Komite Seni Rupa
– Ketua : Firman Djamil
– Anggota : Zainal Beta
– Anggota : Naston
– Anggota : Budi Haryawan
– Anggota : Muh. Fahrul A
– Anggota : Makmum Amoeng
– Anggota : Festa Goenawan M

2. Komite Seni Sastra
– Ketua : Anil Hukma
– Anggota : Syahril Ramli Rabi
– Anggota : Afifah Turrofiah
– Anggota : Iwan Mazkrib

3. Komite Seni Musik
– Ketua : Basri B. Sila
– Anggota : Muslimin
– Anggota : Ahmad S. Kahar Idu
– Anggota : Sofyan A. Cecep
– Anggota : M. Musaitir Ham

4. Komite Seni Film & Sinematigrafi
– Ketua : H. Nawir Paentengi
– Anggota : Fimey Bachtiar
– Anggota : Reizya Syukri
– Anggota : Sinta
– Anggota : Ami Nindita
– Anggota : Irwan Husma
– Anggota : Muh. Taufik Achmad
– Anggota : Abdul Kadar
– Anggota : Fail Firmansyah

5. Komite Seni Teater
– Ketua : Goenawan Monoharto
– Anggota : Jayadi Haruna
– Anggota : Rahmat Soni Dg. Romo
– Anggota : Salman Eghy Hadian
– Anggota : Rustam Ishak

6. Komite Seni Tari
– Ketua : Lina Syahril
– Anggota : Mila Hamzah
– Anggota : Hilma Soraya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *