Makassar, Mapress.co.id – Mewakili Pemerintah Kota Makassar, Camat Mamajang dan Camat Rappocini kumpulkan
puluhan remaja dari Kelurahan Mandala, dan Kelurahan Banta-Bantaeng, dipertemukan untuk dilakukan perdamaian oleh aparat Kepolisian dari Polsek Mamajang dan Polsek Rappocini, di Aula Kantor Kelurahan Mandala, Kota Makassar, Kamis (27/02/2025) malam.
Dalam kegiatan deklarasi damai ini, dihadiri oleh, Kapolsek Mamajang, Kapolsek Rappocini, Danramil, Babinsa dan Bhabinkamtibmas kedua wilayah, kedua Lurah, Mandala dan Banta-bantaeng, serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.
Kedua kelompok remaja ini diketahui sering saling serang menggunakan anak panah, batu, hingga beragam jenis senjata tajam lainnya di wilayah perbatasan kedua kecamatan tersebut.
Diperkirakan sudah belasan hingga puluhan kali kedua kelompok itu terlibat saling serang. Kini dari rentetan aksi saling serang itu, kedua kelompok pun sepakat berdamai pada malam hari ini.
Aksi perdamaian itu juga diwarnai dengan saling peluk, beberapa perwakilan antara dua kelompok remaja itu. Tampak keduanya saling menyapa dan bercanda tawa saat berpelukan, guna mengakhiri perselisihan antar mereka.
Selain berpelukan, kedua kelompok warga dihadirkan dalam penandatanganan kesepakatan damai yang difasilitasi oleh Kelurahan Mandala. Kesepakatan damai itu tertuang dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Camat Mamajang, Andi Irdan Pandita, S. STP, M.Si mengatakan terkait deklarasi damai ini kami berinisiasi melakukan hal tersebut, agar tentunya tidak ada lagi perang kelompok (perpok) di wilayah Kelurahan Mandala dan Kelurahan Banta-Bantaeng.
Dimana kami telah sampaikan kepada mereka, hal tersebut tidak ada gunanya. Baik diri sendiri apalagi kepada keluarga, malah merugikan.
“Jadi mereka (dua kelompok yang kerap tawuran) bukan hanya berjanji kepada kita (pemerintah dan petugas keamanan) tapi di hadapan masyarakat, dan menandatangani perjanjian. Dan ketika berselisih lagi, mereka akan ditindaki secara hukum yang berlaku,” ujarnya.
Lanjut Camat Mamajang menyampaikan dalam aksi damai ini, mereka (kedua kelompok) bisa menjalin hubungan yang baik dan melakukan aktifitas yang positif dibulan suci Ramadhan.
Senada dengan Camat Rappocini, M. Aminuddin, S.Sos, M.AP membenarkan terkait deklarasi damai mereka (kedua kelompok) yang kerap tawuran di wilayah Kelurahan Banta-Bantaeng dan Kelurahan Mandala.
“Jadi malam ini, kami mewakili Pemerintah Kota Makassar, berinisiasi mempertemukan dan kita dudukkan kedua kelompok
pemuda ini. Guna melakukan deklarasi damai. Kami berharap, dalam perjanjian tertulis ini yang ditandatangani oleh mereka (kedua kelompok) bukan sekedar perjanjian saja, karena keduanya itu mereka bersaudara, ada yang keluarganya tinggal di Kelurahan Banta-Bantaeng dan sebaliknya pun begitu,” tutupnya

















