Makassar, Mapress.co.id – Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Makassar, Andi Tenri Lengka B Djemma, menghadiri rapat pembahasan dokumen analisis dampak lalu lintas (andalalin) pengoperasian Hotel Four Points by Sheraton Makassar, di Ruang Rapat Mall Pelayanan Publik, Lantai II, Gedung MGC, Kota Makassar, Selasa (26/08/2025).
Kehadiran Sekdishub Makassar, ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan tata kelola lalu lintas yang tertib dan terintegrasi dengan pembangunan infrastruktur perkotaan.
Rapat tersebut digelar sebagai bagian dari tahapan wajib yang harus dilalui oleh pelaku usaha dalam pengembangan proyek-proyek yang berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap lalu lintas kota.
Hotel Four Points by Sheraton Makassar, sebagai salah satu properti perhotelan bintang empat yang memiliki lokasi strategis di pusat kota, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Namun, di sisi lain juga harus meminimalisir dampak negatif terhadap sistem transportasi perkotaan.
Dalam sambutannya, Andi Tenri Lengka B. Djemma menyampaikan pentingnya pelaku usaha untuk memenuhi ketentuan andalalin sebagai instrumen pengendalian dampak lalu lintas.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kehadiran Dishub bukan semata sebagai pihak regulator, melainkan juga sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kehadiran kami dalam forum ini bukan hanya untuk menilai kelayakan teknis dokumen andalalin, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendampingi setiap proses pembangunan, khususnya yang berdampak langsung pada sektor transportasi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Andi Tenri menekankan bahwa penyusunan dokumen andalalin harus mempertimbangkan berbagai aspek teknis, mulai dari kapasitas jalan, potensi penambahan volume kendaraan, hingga ketersediaan akses keluar-masuk yang aman dan efisien.
Ia juga mengingatkan bahwa implementasi rekomendasi dari dokumen Andalalin nantinya harus benar-benar diterapkan di lapangan.
“Kami berharap dokumen yang disusun tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mencerminkan komitmen untuk mewujudkan kawasan hotel yang ramah lalu lintas dan tidak menimbulkan kemacetan baru,” jelasnya.
Rapat yang dihadiri oleh tim konsultan teknis, perwakilan manajemen Hotel Four Points by Sheraton, serta instansi terkait lainnya seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Satlantas Polrestabes Makassar, berlangsung dinamis dan konstruktif.
Para peserta menyampaikan berbagai masukan teknis, termasuk perbaikan pada desain akses keluar-masuk kendaraan, kebutuhan kantong parkir tambahan, serta rencana integrasi dengan sistem transportasi umum kota.
Pihak manajemen Hotel Four Points by Sheraton menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan dari Pemerintah Kota Makassar.
Mereka berkomitmen untuk menjalankan seluruh rekomendasi teknis yang diberikan demi memastikan keberadaan hotel tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitarnya.
Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam memastikan bahwa pembangunan sektor pariwisata di Makassar tetap sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan ramah transportasi.

















