Cover

style=

SD Inpres Perumnas Terima 112 Siswa Baru di Jalur Domisili dan Non Domisili

Makassar, Mapress.co.id – Proses pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025 di UPT SPF SD Inpres Perumnas berlangsung tertib dan penuh antusias. Sejumlah orang tua tampak mendampingi anak-anak mereka menyerahkan berkas kepada panitia di ruang administrasi sekolah.

Dimana panitia melayani setiap calon peserta didik dengan sigap dan ramah. Petugas juga teliti memverifikasi data secara manual untuk memastikan tidak ada kesalahan administrasi.

Dalam keterangannya, Kepala UPT SPF SD Inpres Perumnas, Arfai, S.Pd, M.Pd, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah menyiapkan sistem layanan yang tertata demi kelancaran proses penerimaan siswa baru, khususnya untuk jalur domisili dan non domisili yang dibuka sesuai jadwal.

“Kami ingin memberikan pelayanan terbaik agar orang tua dan calon siswa merasa nyaman selama proses ini berlangsung,” ujar, Arfai, Selasa (01/07/2025).

Sementara itu, panitia SPMB, Ahmad Alfaidzi menjelaskan bahwa pendaftaran jalur domisili dibuka sejak 25 hingga 29 Juni 2025. Sementara pengumuman hasil seleksi dilaksanakan pada 30 Juni, dan pendaftaran ulang berlangsung pada 30 Juni hingga 1 Juli 2025.

Adapun jalur non domisili dimulai pada 1–4 Juli, dengan pengumuman pada 5 Juli, dan pendaftaran ulang akan berlangsung pada 7–8 Juli 2025.

“Saat ini sudah memasuki tahapan pendaftaran ulang untuk jalur domisili dan hari pertama pendaftaran jalur non domisili. Proses ini akan terus kami kawal agar berjalan lancar,” ungkap Ahmad.

Ia juga menjelaskan bahwa tahun ini SD Inpres Perumnas membuka empat rombongan belajar (rombel) dengan total daya tampung sebanyak 112 siswa, terdiri dari sekitar 89 siswa jalur domisili dan 23 siswa jalur non domisili.

Terkait kendala teknis, Ahmad mengakui adanya gangguan server pada hari pertama pendaftaran akibat tingginya jumlah akses. Namun, situasi tersebut segera diatasi dan proses berikutnya berlangsung tanpa hambatan.

Di akhir keterangannya, Ahmad berharap agar sistem pendaftaran tahun berikutnya dapat ditingkatkan, khususnya pada aspek jaringan dan teknis, guna menghindari gangguan yang dapat menghambat proses administrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *