Makassar, Mapress.co.id – Salah satu agenda strategis Rakerprov IPSI Sulsel 30-31 Mei 2026, di Hotel Ramcy Makassar adalah rencana menggelar Apel Akbar Pencak Silat se-Sulawesi Selatan.
Ajang ini dirancang untuk memasyarakatkan pencak silat sekaligus mendorong sekolah menjadikan silat sebagai ekstrakurikuler wajib.
Siap Kerahkan Ribuan Pesilat
Ketua Bidang Pembibitan dan Pemassalan Pencak Silat IPSI Sulsel, Abdul Wahid Nara menyatakan kesiapan penuh pengurus dan jajaran pemassalan untuk mengeksekusi rencana ini.
“Kami siap melaksanakan apel akbar. Targetnya menghadirkan ribuan pesilat dari seluruh kabupaten/kota se-Sulsel. Ini bukan hanya atraksi, tapi deklarasi bahwa pencak silat hidup dan mengakar sampai ke akar rumput,” jelas Wahid Nara, Sabtu (30/05/2026).
Hadirkan Ketua Umum PB IPSI Sugiono
Apel akbar ini sejalan dengan visi Ketua Umum PB IPSI Pusat yang baru, Sugiono, Menteri Luar Negeri RI. Beliau menggantikan Pak Prabowo Subianto sejak Munas April 2026 dan punya target besar: integrasi pencak silat ke pendidikan nasional plus perjuangan ke Olimpiade.
Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum selaku Ketua Umum IPSI Sulsel menyebut, kehadiran Pak Ketum PB IPSI Sugiono sangat penting untuk memberi energi ke pesilat daerah.
“Kalau Ketum Pusat hadir langsung, pesilat Sulsel makin semangat. Sekaligus kita tunjukkan ke Pak Menteri bahwa Sulsel serius membumikan silat,” jelasnya.
Tujuan Apel Akbar:
1. Pemassalan: Buktikan pencak silat diminati semua usia, dari pelajar hingga senior.
2. Eskul Wajib: Dorong kepala sekolah komit jadikan silat eskul, sesuai arahan Ketum PB IPSI Pusat.
3. Regenerasi: Jaring bibit atlet baru untuk Porprov 2026 & PON 2028.
Wahid menambahkan, olahraga pencak silat tetap ditekuni semua umur, ada prestasi, olahraga, kebugaran, maupun menanamkan jiwa kesatria dan ketenangan jiwa.
“Dalam apel akbar rencana akan dihadiri pesilat dari berbagai perguruan dan berbagai level umur,” pungkasnya.(*)

















