Makassar, Mapress.co.id – UPT SPF SMPN 18 menyatakan persiapan maksimal menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar perdana tahun ini. Sebanyak 313 siswa kelas IX dijadwalkan mengikuti ujian yang dibagi dalam empat gelombang dengan dukungan sarana dan prasarana yang telah dipersiapkan secara matang.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMP 18, Idham, menegaskan pihak sekolah telah melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran pelaksanaan TKA. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar simulasi atau gladi sebelum hari pelaksanaan.
“Alhamdulillah, SMP 18 itu sangat siap sekali. Sebelum pelaksanaan TKA, kita ada gladi dulu. Jadi memang anak-anak sudah dipersiapkan untuk proses ujian TKA,” ujar Idham. Senin (13/04/2026).
Ia menjelaskan, persiapan tersebut mencakup penyediaan sarana dan prasarana pendukung, termasuk perangkat komputer dan ruangan ujian yang memadai.
“Semua mulai dari sarana-prasarana kita siapkan. Ada 32 unit komputer, kemudian ruangan khusus untuk pelaksanaan TKA. Selain itu, siswa juga sudah disiapkan jauh hari sebelum hari H, termasuk melalui gladi kotor,” jelasnya.
Pelaksanaan TKA di SMP 18 sendiri diikuti oleh seluruh siswa kelas IX dengan total 313 peserta. Ujian akan dilaksanakan dalam empat gelombang untuk mengakomodasi keterbatasan perangkat.
“Jumlah siswa yang ikut itu sekitar 313 orang, sesuai dengan jumlah siswa kelas IX. Jadi semua diikutkan,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan, setiap gelombang terdiri dari tiga sesi dalam sehari. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 hingga 09.45 WITA, sesi kedua pukul 10.15 hingga 12.00 WITA, dan sesi ketiga pukul 12.30 hingga 14.15 WITA.
Terkait kendala teknis, Idham memastikan sejauh ini tidak ditemukan hambatan berarti, baik dari sisi kelistrikan maupun jaringan internet.
“Alhamdulillah, kalau listrik sangat memadai, tidak ada kendala. Wifi juga lancar, dan komputer yang tersedia cukup,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai persiapan siswa juga cukup baik. Bahkan, antusiasme peserta terlihat tinggi mengingat TKA merupakan pengalaman pertama bagi mereka.
“Karena kita sudah persiapkan jauh hari dan terus memberikan arahan ke siswa, alhamdulillah mereka sangat antusias. Mereka semangat sekali karena ini pertama kali,” tutupnya.



















