Makassar, Mapress.co.id – Pemerintah Kecamatan Wajo mengadakan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia antara Timnas Argentina melawan Spanyol, Senin (20/07/2026) dini hari.
Acara nobar kali ini merupakan instruksikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di 15 kecamatan, termasuk Kecamatan Wajo, dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pedagang kaki lima (PKL).
Dalam keterangannya, Camat Wajo, Ivan Kalalembang mengatakan nobar Final Piala Dunia 2026 ini merupakan momentum untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, nobar kali ini kami melibatkan beberapa jajanan agar bisa menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM,” ujar Camat Wajo.
Menurut Ivan, kegiatan nobar ini merupakan tindaklanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang mendorong seluruh kepala daerah hingga tingkat kecamatan memfasilitasi penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia 2026 sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Surat edaran tersebut mengarahkan pemerintah daerah untuk melibatkan pelaku UMKM dalam setiap penyelenggaraan nobar, sehingga kegiatan olahraga berskala internasional dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat.
“Pak Mendagri telah menerbitkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh kepala daerah memfasilitasi nobar Piala Dunia 2026,” bebernya.
“Arahan ini juga mengharuskan pelibatan UMKM lokal agar ekonomi daerah bergerak. Nobar kali ini dipusatkan di Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo, Kota Makassar,” sambungnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Kecamatan Wajo terhadap para pelaku usaha kecil, khususnya PKL yang sebelumnya telah direlokasi dalam rangka penataan kawasan kota.
“Kita ingin para pedagang ikut merasakan manfaat dari ramainya masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan. Ini adalah bentuk pemberdayaan sekaligus dukungan kepada PKL agar usahanya semakin berkembang,” imbuhnya.
Selain menjadi ruang pemberdayaan ekonomi, kegiatan nobar juga diharapkan mempererat kebersamaan warga Kecamatan Wajo melalui aktivitas positif di ruang-ruang publik.
“Tentunya melalui kegiatan nobar final ini, semoga ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan omzet UMKM dan PKL. Serta menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Kecamatan Wajo,” pungkasnya.

















