Cover

style=

Harumkan Nama Sekolah, Siswa SDI Maccini Baru Juara III Lomba Nasyid di Loketa 2026 Tingkat Kecamatan Tamalate

Makassar, Mapress.co.id – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Tamalate menggelar Lomba Keterampilan Agama (LOKETA), Sabtu (05/09/2026) bertempat di UPT SPF SDN Kumala, Kota Makassar.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Sekolah Dasar Negeri dan Swasta se-Kecamatan Tamalate, termasuk SD Inpres Maccini Baru, dan menjadi salah satu ajang pembinaan bakat, keterampilan keagamaan, serta penguatan karakter peserta didik.

Kepala SD Inpres Maccini Baru, Andi Irawati, S.Pd, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada SDN Kumala yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan LOKETA 2026, khususnya dalam penyediaan tempat dan fasilitas kegiatan.

“Tentunya kami sangat berterima kasih kepada SDN Kumala yang begitu antusias dan kolaboratif mendukung kegiatan Loketa 2026. Dukungan ini sangat membantu panitia dalam mensukseskan seluruh rangkaian perlombaan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti Loketa dinilai menjadi ruang positif bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan, sekaligus menanamkan nilai religius, percaya diri, disiplin dan sportivitas.

“Jadi kegiatan seperti Loketa memiliki nilai yang sangat penting, karena tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan karakter peserta didik sejak dini melalui pendidikan agama,” jelas Andi Irawati.

Pada Loketa 2026 ini, SD Inpres Maccini Baru berhasil keluarga sebagai Juara III Lomba Nasyid, tingkat Kecamatan Tamalate.

Menanggapi atas prestasi yang diraih siswanya, Andi Irawati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anak-anakku karena telah berhasil mengharumkan nama sekolah.

Menurutnya, penyelenggaraan Loketa tidak semata-mata berorientasi pada pencarian juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antar guru PAI, sekolah, peserta didik, serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan di Kecamatan Tamalate.

“Kami berharap, Loketa menjadi ruang bagi anak-anak kita untuk berani tampil mengembangkan potensi, mencintai Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman, sekaligus membangun karakter yang baik. Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang berharga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *