Cover

style=
Berita  

Hadiri Wisuda Santri BKPRMI, Bupati Takalar Wajibkan Sertifikat TK-TPA Masuk ke Jenjang SMP

Takalar, Mapress.co.id – Sebanyak 621 santri dan santriwati mengikuti Wisuda Santri TK-TPA yang diselenggarakan oleh LPPTKA DPK BKPRMI, Kecamatan Mappakasunggu dan Polongbangkeng Utara dengan mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang Menuju Takalar Maju”.

Kegiatan berlangsung khidmat di Islamic Centre Takalar, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Minggu, (14/06/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Takalar yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, H. Abd. Rauf Dini Tojeng, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan atau yang mewakili, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Kapolres Takalar, Dandim/1426 Takalar, Kabag Kesra Setda Takalar, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Takalar beserta jajaran pengurus, para Camat Polongbangkeng Utara, Polongbangkeng Timur, dan Mappakasunggu, Ketua DPK BKPRMI se-Kabupaten Takalar, serta ratusan orang tua santri dan santriwati.

Dalam penyampaiannya, panitia pelaksana, Baharuddin Dg. Nassa menjelaskan wisuda kali ini merupakan hasil kerja sama antara DPK BKPRMI Kecamatan Mappakasunggu dan Kecamatan Polongbangkeng Utara, yang terlaksana berkat kerja keras seluruh panitia dan pembina TK-TPA.

Dalam laporannya, Baharuddin Dg. Nassa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Atas nama panitia, ia mengucapkan terima kasih kepada para pembina, orang tua santri, pemerintah daerah, dan seluruh tamu undangan yang telah memberikan dukungan, sehingga kegiatan wisuda dapat berlangsung dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar santri, pengumuman wisudawan dan wisudawati terbaik hasil munaqasyah, serta pemberian penghargaan kepada pembina dan pengurus DPK BKPRMI teladan tingkat Kecamatan Polongbangkeng Utara dan Kecamatan Mappakasunggu.

Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Takalar, Ustad Abdullah Hasan, S.Pdi diawal sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan salah satu pengurus DPK BKPRMI Kecamatan Mappakasunggu yang telah wafat.

Kemudian, ia memberikan apresiasi kepada DPK BKPRMI Polut dan Mappakasunggu yang terus konsisten membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an.

Menurutnya, BKPRMI merupakan garda terdepan dalam membina remaja masjid dan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Ia juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Takalar telah menunjukkan perhatian kepada para guru TK-TPA melalui peningkatan insentif sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan mengingatkan wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran Al-Qur’an, melainkan awal untuk terus memperdalam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak para orang tua untuk terus membimbing anak-anaknya agar menjadi generasi saleh dan mencintai masjid.

Menurutnya, maraknya kenakalan remaja saat ini menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi dengan memperkuat pendidikan agama dan memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda.

Sedangkan, mewakili Bupati Takalar, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, H. Abd. Rauf Dini Tojeng, menyampaikan Pemerintah Kabupaten Takalar berkomitmen penuh dalam mewujudkan generasi Qur’ani.

Ia mengumumkan, mulai tahun ajaran 2026/2027, sertifikat atau ijazah baca tulis Al-Qur’an dari TK-TPA menjadi salah satu persyaratan wajib bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

“Jika calon siswa belum memiliki sertifikat tersebut, maka proses pendaftarannya akan ditunda hingga persyaratan terpenuhi. Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Baca Tulis Al-Qur’an yang telah lama diterapkan di Kabupaten Takalar,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *