Makassar, Mapress.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar bersama Pemerintah Kecamatan Panakkukang bersepakat melakukan penertiban dan relokasi pasar tumpah di Jalan Leimena, Kelurahan Tello Baru. Rapat koordinasi tersebut digelar di Kantor Camat Panakkukang, Rabu (22/10/2025).
Langkah ini merupakan tindaklanjut dari arahan Wali Kota Makassar untuk menata kembali aktivitas pedagang kaki lima (PKL) dan pasar tumpah yang dinilai melanggar ketentuan serta menimbulkan kemacetan di kawasan padat lalu lintas.
Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Makassar, Muh. Akbar Rahman, menjelaskan bahwa Dishub akan menurunkan personel untuk mendukung proses penertiban dan relokasi pedagang dari Jalan Leimena ke Pasar 200.
“Hasil rapat hari ini, Sabtu nanti kami akan turun bersama semua stakeholder untuk melakukan peneguran sekaligus pembongkaran,” ungkap Akbar.
“Untuk Dishub sendiri, kami siapkan minimal 10 personel yang akan dibackup oleh tim bersih serta tim wilayah Panakkukang-Manggala,” sambungnya.
Menurutnya, keberadaan Pasar Tumpah di Jalan Leimena selama ini berdampak langsung pada kelancaran lalu lintas.
“Jalannya sudah sempit, ditambah aktivitas pasar, jadi makin semrawut. Hal ini menyebabkan perlambatan arus lalu lintas. Mudah-mudahan setelah penertiban nanti, kondisi lalu lintas di kawasan itu bisa kembali lancar,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Panakkukang, Muhammad Ari Fadli, menyebutkan bahwa rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam menata wilayah agar lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.
“Hari ini kita rapat tindaklanjut dari arahan Bapak Wali Kota terkait penataan wilayah, baik pedagang kaki lima maupun pasar tumpah yang tidak sesuai dengan ketentuan dan melanggar peraturan daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan relokasi pedagang akan dilaksanakan pada Sabtu mendatang, dengan melibatkan unsur Tripika, Satpol PP, serta PD Pasar.
“Kami sudah memberikan himbauan dan peringatan pertama, kedua, hingga ketiga. Sabtu ini kita akan turun langsung ke lapangan dengan personel lengkap untuk memindahkan pedagang ke Pasar 200,” jelas Ari Fadli.
Ia juga berharap penertiban ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, sekaligus mendukung kelancaran arus lalu lintas di wilayah Panakkukang.
“Tujuan kita bukan hanya penertiban, tapi juga menciptakan keteraturan dan kenyamanan bagi semua pihak,” pungkasnya.

















