Cover

style=

Disdik Sulsel Laksanakan Evaluasi dan Persiapan TKA Jenjang SMK TA 2026, dan Pelepasan Purnabakti Kabid SMK Hery Sumiharto

Makassar, Mapress.co.id – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kegiatan Evaluasi dan Persiapan Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang SMK Tahun Ajaran 2026, yang dilaksanakan di Hotel Grand Imawan, Jalan Pengayoman, Kota Makassar, Kamis (27/08/2026).

Selain kegiatan Evaluasi dan Persiapan TKA 2026, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelepasan masa purnabakti Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan Sulsel, H. Hery Sumiharto, yang jatuh pada tanggal 1 September 2026.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, H. Iqbal Nadjamuddin, SE, dan dihadiri Kepala Bidang SMK, H. Hery Sumiharto, SE., M.Ed, Ketua MKKS SMK Provinsi Sulsel, Dr. Andi Umar Patta, S.Pd., M.Si, serta Kepala SMK Negeri dan Swasta se-Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Ketua MKKS SMK Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Umar Patta, mengatakan kegiatan ini kami inisiasi karena kita ingin mendongkrak nilai TKA pada tahun ini.

“Jadi mungkin pada kesempatan ini kita bisa saling sharing terkait dengan persiapan evaluasi TKA yang akan dilaksanakan pada tahun 2026,” ujar Umar Patta, yang merupakan Kepala SMKN 10 Makassar.

Selain itu, ia menjelaskan peserta yang hadir pada kegiatan ini kami sudah perkirakan ada sekitar kurang lebih 200 orang Kepala SMK Negeri dan Swasta yang ada di Sulawesi Selatan.

Ia pun menegaskan bahwa selama ini antara sekolah swasta dan negeri kayaknya ada jarak, sehingga pada hari ini kita duduk bersama dan sepakat kalau sekolah negeri dan swasta tidak ada lagi jarak.

“Jadi kalau kita berbicara yang namanya advokasi, Insya Allah ke depan kita akan berjalan bersama. Kita saling bahu membahu untuk memperbaiki tingkat kompetensi guru dan siswa kita di sekolah kita masing-masing, sehingga jangan lagi SMK dicap selalu melahirkan pengangguran di dalam dunia kerja,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin menyampaikan apresiasi kepada teman-teman Kepala SMK negeri maupun swasta, melihat kekompakan yang senantiasa tetap terjaga.

“Jadi saya kira ini merupakan salah satu kesyukuran kita, teman-teman selalu kompak menyatukan kebersamaan dan kolaborasi yang bagus, sehingga pada hari ini kegiatan evaluasi dan persiapan TKA jenjang SMK tahun 2026 bisa berjalan dengan sukses,” ujarnya.

Kebetulan kata Iqbal, sebelum saya kesini saya sempat berdiskusi dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) di Hotel Dalton, yang ada kaitannya dengan kegiatan kita pada hari ini.

oplus_2

“Jadi diskusi yang kami lakukan dengan BBPMP bagaimana target dan capaian pendidikan kita selama ini. Saya kira TKA ini ada keterkaitan dengan dan kolaborasi masalah-masalah pendidikan terkait dengan bagaimana kita menyiapkan TKA di setiap sekolah, termasuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),” bebernya.

Menurut Kadisdik Sulsel, mengapa TKA juga ada di jenjang SMK, karena tidak menutup kemungkinan ketika lulus, dan mau masuk di dunia kerja, pasti ada juga yang mau masuk ke Perguruan Tinggi.

“Makanya penting juga TKA di seluruh sekolah termasuk SMK, karena ini juga mengukur bagaimana kemampuan dan hasil pembelajaran anak-anak kita di sekolah,” jelasnya.

Tugas SMK itu, kata Iqbal adalah akan menghasilkan siswa yang produktif yang nantinya mereka akan dilirik oleh dunia kerja.

“Artinya, kita menghasilkan siswa yang siap kerja. Karena memang begitu konsep kejuruan (advokasi). Jadi siswa kita yang sudah tamat sebisa mungkin jangan ada yang menganggur,” tuturnya.

Tak hanya itu, Iqbal Nadjamuddin juga menyampaikan kepada semua kepala sekolah bahwa kita nanti akan ada model evaluasi kepada semua teman-teman kepala sekolah.

“Saya ingin semua teman-teman kepala sekolah tampil menyampaikan apa yang sudah berhasil dilaksanakan. Jadi nanti ada dua kali evaluasi. Semua teman-teman kepala sekolah diberikan ruang untuk memaparkan apa yang menjadi capaian-capaian yang mereka telah lakukan di sekolahnya, termasuk SMK. Itu nanti ada tim penilai, kami sudah menyusun instrumennya bersama dengan tim penyusun, pengawas dan beberapa pakar,” tegasnya.

Menurut Iqbal, ini bukan berarti menilai semua teman-teman kepala sekolah kalau mereka ada kekurangan, tetapi ini akan memberikan tambahan kepada kita ada hal-hal yang substansi yang perlu kita semua proses-proses percepatan dan perbaikan di sekolah.

Diakhir keterangannya, selaku Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Kabid SMK, Hery Sumiharto selama ini telah mendampingi kita semua.

“Jadi sebelum saya di Dinas Pendidikan, beliau orang lama di Dinas Pendidikan yang sudah bergelut di dunia pendidikan. Sebelum beliau menjadi Kabid, beliau merupakan seorang Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel yang sudah memahami semua dan mengenal semua teman-teman kepala sekolah,” ungkapnya.

“Terus terang kita kekurangan orang-orang di Dinas Pendidikan setelah beliau pensiun. Jadi berkurang lagi orang-orang di Dinas Pendidikan yang mau mendukung dan mensuport program yang sudah kita agendakan di tahun 2026 ini. Ini merupakan pekerjaan rumah (PR) saya untuk menyampaikan kepada pimpinan untuk mencari pengganti yang layak untuk posisi Kabid SMK,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *