Soppeng, Mapress.co.id – Salah seorang pengunjung menyampaikan kritikan kepada pengelola Wisata Alam Lejja, melalui salah satu akun media sosial tentang penyewaan tikar yang menurut pengunjung terlalu mahal.
Kepada awak media, begini penjelasan Muhammad Jufri selaku Direktur PT. Lamataesso Mattappa, yang merupakan pengelola tempat wisata alam Lejja. Ia mengatakan bahwa biaya penyewaan tikar ini sudah di atur dan sesuai aturan perusahaan.
“Kami sampaikan banyak terima kasih atas informasi, serta masukannya, dan kami akan jadikan perhatian untuk sebagai bahan perbaikan dalam pengelolaan Taman Wisata Alam Lejja. Tidak ada gading yang tak retak, tidak ada yang sempurna di muka bumi ini, namun kami selaku pengelola, kami akan terbuka atas segala masukan dari siapapun,” ujar Jufri.
Lanjut Muhammad Jufri menyampaikan bahwa, mengingat Taman Wisata Alam Lejja ini adalah bagian dari wajah dan marwah kita bersama di Sulawesi Selatan pada umumnya, maka barangkali baik bagi kita untuk sama-sama menjaga agar tidak merobek baju di dada ataupun menepuk air di dulang. Untuk itu kami menyiapkan tempat untuk memberikan saran dan kritikan di nomor 0811 402 143.
“Sekali lagi saya selaku direktur PT Lamataesso Mattappa menyampaikan terima kasih banyak atas segala kritikan, dan saya juga memohon maaf kepada pengunjung atas ketidak nyamanan dalam pelayanan kami. Harapan saya semoga ini bisa menjadi lebih baik kedepannya,” pungkasnya.

















