Cover

style=

Ciptakan Pelajar Berkarakter Sehat, SMPN 19 Makassar Gelar Kelas Inspirasi Anti Zat Adiktif Bersama Puskesmas Manggala

Makassar, Mapress.co.id – UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar menunjukkan komitmennya dalam penguatan karakter dan implementasi Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan kokurikuler proyek. Salah satu agenda utamanya adalah penyelenggaraan Kelas Inspirasi Pelajar Anti Rokok, Miras, dan Narkoba.

Kegiatan edukatif ini dilaksanakan pada Kamis, 20 November 2025, bertempat di Muhollah Annur sekolah, dan dihadiri oleh siswa-siswi dengan antusiasme yang tinggi.

Dalam upaya memberikan penguatan materi yang kredibel dan mendalam, SMP Negeri 19 Makassar menjalin kerja sama dengan Puskesmas Manggala.

Pihak sekolah menghadirkan narasumber ahli, yaitu dr. Nur Annisa Firman, untuk memberikan edukasi langsung kepada para pelajar.

Tujuan utama dari Kelas Inspirasi ini adalah membekali siswa dengan pemahaman mendalam tentang bahaya dan dampak negatif dari rokok, minuman keras, dan narkoba, serta memperkuat benteng moral mereka agar mampu menolak segala bentuk ajakan yang merusak kesehatan dan masa depan.

Dalam pemaparannya, dr. Nur Annisa Firman menekankan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Rokok bukan hanya merusak paru-paru, tetapi juga memengaruhi konsentrasi belajar kalian. Minuman keras dan narkoba, dampaknya jauh lebih buruk, dapat merusak sistem saraf dan masa depan. Ingatlah, pelajar hebat adalah pelajar yang berani bilang tidak pada zat adiktif,” jelas dr. Nur Annisa Firman, memotivasi para siswa untuk menjadi agen perubahan di lingkungan mereka.

Kepala UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar, Muhammad Kasim, mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan ini mampu menanamkan nilai-nilai positif secara permanen.

“Program penguatan karakter ini adalah investasi masa depan. Kami berharap melalui Kelas Inspirasi ini, siswa-siswi kami tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki imunitas karakter yang kuat, ” ujarnya.

“Menjadi Pelajar Pancasila berarti mereka harus sehat, beretika, dan bertanggung jawab atas pilihan hidup mereka. Kegiatan ini adalah langkah nyata sekolah dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang terbebas dari ancaman Narkoba, Miras, dan rokok,” sambung Muhammad Kasim saat penutupan acara.

Dengan sinergi antara sekolah dan Puskesmas, diharapkan pemahaman siswa mengenai risiko kesehatan dan hukum terkait zat adiktif semakin kokoh, mendorong mereka untuk fokus pada prestasi dan gaya hidup sehat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *