Takalar, Mapress.co.id – Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Rabu (20/05/2026).
Upacara berlangsung dengan khidmat, dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus (Daeng Manye), selaku inspektur upacara.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, Camat, Kepala Sekolah, serta staf pemerintah daerah lingkup Kabupaten Takalar.
Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan tahun ini merepresentasikan semangat seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama, dengan menempatkan perlindungan dan pembinaan generasi muda sebagai kunci utama keberlangsungan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid. Ia menyampaikan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian nasional diwujudkan melalui berbagai program strategis yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat.
Program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pendirian Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan mutu guru, serta penyediaan beasiswa digalakkan untuk memutus ketimpangan kualitas sumber daya manusia.
Di sektor kesehatan, pemerintah juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis secara masif, guna menjamin perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Dalam momen Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menjadikan Asta Cita delapan misi besar yang harus dicapai bersama sebagai kompas utama. Kita wajib mewujudkan misi tersebut agar perubahan nyata dapat dirasakan langsung oleh rakyat,” bebernya.
Daeng Manye juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan semangat “Boedi Oetomo” dalam setiap aspek kehidupan. Nilai-nilai perjuangan pendiri bangsa diharapkan menjadi inspirasi dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam hal peningkatan kualitas SDM, transformasi digital, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan momen ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” jelasnya.
Selain upacara peringatan, kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Dokumen ini ditandatangani oleh Bupati Takalar, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas terkait, koordinator wilayah, pengurus MKKS, KKKS, dan perwakilan media.
Komitmen tersebut menegaskan pelaksanaan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta bebas dari diskriminasi demi pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Takalar.(*)



















