Makassar, Mapress.co.id – Kasus penipuan di Kota Makassar kian meresahkan. Sosok Fahmi diduga melakukan penipuan dengan berbagai janji dan iming-iming kepada para korbannya.
Seperti salah satu korban yang enggan disebutkan namanya, mengatakan ada dulu na uruskan keponakanku dua tahun lalu masuk di SMAN 1 Makassar, tapi tidak lulus dan diterima. “Sudahmi dia ambil uang Rp20 juta lebih, uangnya keluargaku di bawa lari,” ujar korban kepada Mapress.co.id, Minggu (05/07/2026).
Untuk meyakinkan korbannya, Fahmi sampai mengaku-ngaku keponakannya mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan, Sukarniaty Kondolele.
“Iye kak, itu selalu na bangga-banggakan ponakannya Kepala BKD Sulsel. Mengaku-ngaku ji, karena pernah saya chat Instagram Sukarniaty Kondolele (mantan Kepala BKD Sulsel), beliau tidak kenal orangnya,” jelasnya.
Tak hanya itu, Fahmi sampai bawa-bawa nama Pak Kadis, Ajudan Pak Kadis, hingga Kabid SMA Disdik Sulsel. “Sampai pernah saya lapor di Pak Kadis. Minta Down Payment (DP) terus. Alasannya mau ketemu Pak Kabid dan Pak Kadis,” beber korban.
Selain menjanjikan pengurusan anak sekolah, Fahmi diketahui bisa mengurus masuk kerja di PDAM Makassar.
“Ada juga orang na tipu. Kemarin ada mengadu kalau dia mampu masukkan orang bekerja di PDAM Makassar, dah sudah dia ambil uangnya orang,” ungkap saksi lainnya.
Sementara menurut pengakuan saksi lainnya, pernah ada dia uruskan temanku masuk kerja jadi Laskar Pelangi, baru dia minta uangnya Rp2 juta. “Berapa kali mi saya hubungi untuk menagih janjinya, tapi dia blokir ka,” pungkasnya.

















