Cover

style=

Bangun Suasana Religius dan Kebersihan Lingkungan, Siswa SMPN 13 Makassar Ikuti Pesantren Kilat dan Gerakan ASRI

Makassar, Mapress.co.id – Suasana sekolah di Kota Makassar kembali ramai setelah para pelajar memulai aktivitas belajar, Senin (23/02/2026).

Hari pertama masuk sekolah kali ini terasa berbeda, karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, di mana sebagian besar siswa tengah menjalankan ibadah puasa.

Setelah sebelumnya menjalani masa libur awal Ramadan, kegiatan belajar mengajar diawali dengan pelaksanaan pesantren kilat sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan membangun suasana religius di lingkungan sekolah.

Program ini menjadi agenda perdana siswa dalam mengisi kegiatan pendidikan selama bulan Ramadan.

Salah satu sekolah yang melaksanakan kegiatan tersebut yaitu UPT SPF SMPN 13 Makassar. Nampak, sejumlah pelajar mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias dan tertib.

Kepala SMPN 13 Makassar, Drs. Ramli, M.Pd, menekankan pentingnya penguatan rukun Islam sebagai dasar pembentukan karakter generasi muda, khususnya dalam memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas diri.

Ia mengajak para siswa memahami makna syahadat, salat, puasa, zakat, dan haji bukan sekadar kewajiban, melainkan pedoman dalam membentuk perilaku sehari-hari sebagai pelajar.

“Ramadan menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah, sekaligus membangun kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai pelajar,” ujar Ramli, Selasa (24/02/2026).

Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap pesantren kilat mampu menumbuhkan kesadaran spiritual siswa sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sekolah maupun lingkungan sosial.

Program ini juga dinilai sebagai langkah nyata dalam membentuk generasi pelajar yang berkarakter, disiplin, dan berakhlak mulia selama bulan suci Ramadan.

Selain mengikuti pesantren kilat, peserta didik juga melaksanakan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Gerakan Nasional Indonesia ASRI ini, merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang mewajibkan seluruh jajaran pemerintah kota melalui Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026 yang dikeluarkan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI, seluruh unsur sekolah, mulai dari guru, staf hingga peserta didik, melaksanakan gerakan kebersihan yang dijadwalkan berlangsung setiap hari Selasa dan Jumat, mulai pukul 06.30 – 08.30 WITA, di sekitar area lingkungan sekolah.

“Gerakan ASRI ini sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, dan sebagai bagian dari pembangunan karakter. Serta kesehatan masyarakat, agar siswa terbiasa peduli, disiplin, dan memiliki tanggung jawab sosial,” jelasnya.

Selain pesantren kilat dan Gerakan ASRI yang diikuti peserta didik selama bulan suci Ramadan, SMPN 13 Makassar juga tetap melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler.

“Meskipun bulan Ramadan, kegiatan ekskul masih tetap berjalan, tinggal durasi waktunya yang dikurangi. Kalau biasanya latihannya dari jam 15.00 – 17.00, di bulan Ramadan ini kita kurangi durasi waktunya mulai 16.00 – 17.00 WITA,” bebernya.

Mengapa kita masih melaksanakan kegiatan ekskul di bulan Ramadan, karena selesai Ramadan kita ditunggu event turnamen futsal, yang akan dilaksanakan SMPN 6 Makassar dan Tribun Timur.

“Insya Allah bulan Ramadan tidak menghalangi persiapan anak-anak latihan untuk mengikuti turnamen yang akan datang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *