Makassar, Mapress.co.id – UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan literasi lingkungan melalui program pembuatan eco enzyme yang digelar serentak, Selasa (02/12/2025).
Sebanyak 33 kelas terlibat langsung dalam kegiatan ini dengan target produksi mencapai 500 liter eco enzyme.
Kepala SMPN 3 Makassar, Drs. Kaswadi, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi praktik pengelolaan sampah organik berbasis sekolah.
“Itu di tanggal 2 Desember adalah pembuatan eco enzyme. Jadi setiap sekolah membuat eco enzyme oleh siswa, bersama didampingi oleh guru. Dan khusus di SMP 3 ini ada 33 kelas yang serentak membuat,” jelasnya.
Dalam proses pembuatannya, setiap kelas menggunakan botol mineral berukuran 1,6 liter dengan bahan baku yang disiapkan langsung oleh peserta didik.
“Bahan bakunya ini yang umum dipakai adalah air, kemudian gula merah, dan kulit-kulit buah-buahan. Jadi ada kulit jeruk, kulit pisang, kulit nanas. Memang anak-anak yang menyiapkan kulit-kulit buahannya itu,” ungkap Kaswadi.
Ia menambahkan, pada hari yang sama sekolah juga melaksanakan kegiatan MBG (Makassar Bergerak Gemilang), sehingga kulit buah dari kegiatan tersebut turut dimanfaatkan sebagai bahan tambahan.
Untuk tahap pertama, sekolah menargetkan 500 liter eco enzyme. Saat ini, sekitar 300 liter telah selesai diproduksi.
“Untuk tahap 1 ini kami targetnya 500 liter. Yang sudah jadi ada 300. Setiap kelas ada 10 liter yang sudah jadi. Nanti akan kami tambahkan lagi 6 liter menjadi 16 liter per kelas, sehingga total nanti itu ada 500 liter,” ujarnya.
Dengan total 33 kelas, pihak sekolah memperkirakan seluruh produk eco enzyme dapat dipanen dalam waktu tiga bulan.
“Insya Allah 3 bulan kemudian itu sudah bisa dipanen. Bisa dijadikan pupuk organik, bisa sebagai pembersih lantai, dan bisa dimanfaatkan sebagai antiseptik. Manfaatnya banyak sekali,” ungkapnya.
Selain manfaat lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi langsung bagi siswa dalam pengolahan limbah organik.
“Secara edukasi anak-anak sudah belajar membuat sendiri. Mereka berpraktik, membawa bahan, menyiapkan botol mineral bekas, lalu mengisi dengan cairan eco enzyme itu,” tutupnya.
Program ini diharapkan semakin menumbuhkan kesadaran lingkungan dan budaya peduli sampah di kalangan siswa SMPN 3 Makassar.

















