Makassar, Mapress.co.id – Ajang pencarian bakat sepak bola usia dini kembali digelar. Bertempat di Stadion Mini Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM Banta-bantaeng, kegiatan Gala Siswa dan Siswi Indonesia (GSI) tingkat SMP se-Kota Makassar resmi dibuka, Selasa (22/07/2025).
Sebanyak sembilan tim putra dan tiga tim putri dari perwakilan kecamatan di Kota Makassar bertarung dalam kompetisi yang berlangsung dua hari, 22–23 Juli.
Turnamen ini menjadi ajang seleksi pemain terbaik yang akan memperkuat tim Kota Makassar di level provinsi menuju pentas nasional.
Plt Kepala SMPN 18 Makassar, Sofyan Haeruddin, S.Pd., M.Pd., yang juga bertugas sebagai talent scouting, menegaskan bahwa GSI merupakan bagian dari pembinaan berjenjang di bawah naungan Kementerian Pendidikan RI.
“Tahun ini Makassar kembali berpartisipasi penuh. Selain sektor putra, kali ini untuk pertama kalinya juga diikuti oleh tim siswi. Ini sejarah baru bagi Makassar,” ujar, Sofyan Haeruddin, Selasa (22/07/2025).
Sofyan juga menyinggung capaian Kota Makassar di ajang ini dalam dua tahun terakhir. Pada 2023 dan 2024, Makassar berhasil menjadi juara tingkat provinsi dan melaju hingga ke tingkat nasional.
Bahkan pada 2022, ia dipercaya sebagai pelatih kepala tim Makassar di PORPROV XVII dan sukses mempersembahkan medali emas setelah penantian 32 tahun.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar, Dr. Syarif, menyebut bahwa GSI bukan sekadar turnamen, tetapi ajang prestisius untuk menggali potensi dan talenta siswa.
“Kami berharap muncul bibit unggul dari kegiatan ini. Sportivitas, semangat juang, dan pembinaan karakter menjadi nilai utama,” jelasnya.
Sementara itu, Rahdan Rahman dari PSSI Kota Makassar mengatakan pihaknya mengawal jalannya kompetisi, termasuk mendampingi wasit muda berlisensi D sebagai bagian dari pengembangan perangkat pertandingan.
“Ini bukan hanya pembinaan pemain, tapi juga pengalaman berharga bagi wasit pemula. Semua berjalan sesuai standar regulasi,” tegasnya.
Dengan sistem gugur dan jadwal yang padat, seluruh pertandingan dipastikan berlangsung seru. Panitia juga menyiapkan tim medis dan pengamanan, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait.
Makassar kini bersiap mencetak sejarah baru, bukan hanya sebagai peserta, tapi sebagai kekuatan yang kembali mewakili Sulsel di tingkat nasional.

















