Makassar, Mapress.co.id – Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini TP PKK Kota Makassar menggelar “Go to School” terkait edukasi Pengolahan Sampah, di UPT SPF SMPN 13 Makassar, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan “Go to School” ini merupakan program kerja Pokja IV TP PKK Kota Makassar Tahun 2026.
Dalam kegiatan ini, SMPN 13 Makassar merupakan sekolah yang keenam, yang dikunjungi oleh TP PKK Kota Makassar.
Sebelumnya, TP PKK Kota Makassar sudah mengunjungi SMPN 2, SMPN 7, SMPN 46, SMPN 29, dan SMPN 48 Makassar.
Pada kegiatan ini, menghadirkan Anggota Dewan Lingkungan Kota Makassar, Mashud Azikin, sebagai narasumber.
Dalam keterangannya, Mashud Azikin menyampaikan kegiatan pada hari ini merupakan sosialisasi tentang penanganan dan pengurangan sampah, khususnya kaum Gen-Z atau kaum pelajar.
“Kenapa ini perlu dilakukan, karena sedapat mungkin anak-anak diarahkan untuk memiliki mindset bahwa sampah itu merupakan tanggung jawabnya, tidak harus lagi diserahkan ke pemerintah semata. Jadi kita harus ajarkan sejak dini kepada anak-anak belajar mengelola sampahnya sendiri, dan sebisa mungkin jangan menjadi beban pada lingkungannya,” jelasnya.
Menurutnya, enam sekolah yang sudah dilaksanakan sosialisasi akan dijadikan sampel oleh Pemerintah Kota Makassar.
“Karena bapak Wali Kota dan Ibu TP PKK Kota Makassar sangat konsen penanganan sampah. Jadi memang pemerintah akan menyisir semua kalangan tanpa terkecuali. Karena kita tau TPA di Antang sudah overloud, dan sudah ada larangan di bulan Agustus sudah tidak bisa lagi memasukkan sampah organik disana,” pungkasnya.
Sementara Kepala SMPN 13 Makassar, Ramli, S.Pd, M.Pd, menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan TP PKK Kota Makassar.
“Saya rasa ini suatu edukasi yang sangat bagus terkait pengelolaan sampah kepada anak-anak, karena kadang anak-anak tidak bisa memilah sampah walaupun sudah disiapkan tempat sampah,” ujarnya.
Kemudian, Ramli berharap kepada 50 peserta didik yang menjadi Duta Sampah, agar menyampaikan kepada teman-temannya begini cara pengelolaan sampah yang benar.
“Ini juga akan kami sampaikan materi terkait pengolahan sampah disaat MPLS nantinya kepada murid baru di SMPN 13 Makassar,” ungkapnya.
Sejauh ini, kata Ramli, program yang digagas oleh Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini TP PKK Kota Makassar memberikan manfaat besar bagi pelajar, diantaranya meningkatkan kesadaran lingkungan, membentuk disiplin memilah sampah, memicu kreativitas melalui daur ulang, serta menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman.
“Tentunya kami berharap dengan sosialisasi ini, anak-anak bisa lebih paham dan mengerti, serta membantu pemerintah dalam mengelola sampah yang ada di Kota Makassar,” tutupnya.



















