Makassar, Mapress.co.id – UPT SMP Negeri 6 Makassar menyiapkan sebanyak 475 siswa kelas IX untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 yang akan dilaksanakan berbasis komputer.
Plt Kepala SMPN 6 Makassar, Hj. Andi Mindarwati, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari guna memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar.
“Pertama itu dari unsur siswa dulu. Kami mendata jumlah siswa yang akan mengikuti TKA, termasuk data tetap siswa. Kemudian kami siapkan buku penunjang agar mereka memahami bentuk soal, terutama untuk literasi dan numerasi,” ujar Hj. Andi Mindarwati, Senin (13/04/2026).
Ia menjelaskan, TKA memiliki karakteristik berbeda dibandingkan ujian sebelumnya karena lebih menitikberatkan pada kemampuan literasi dan numerasi siswa.
“Karena ini soalnya beda dengan yang lain, mengacu pada literasi dan numerasi. Jadi siswa perlu memahami pola soal yang akan muncul,” jelasnya.
Dari sisi sarana, SMPN 6 Makassar menyiapkan dua laboratorium komputer untuk menunjang pelaksanaan ujian, mengingat jumlah peserta yang cukup besar.
“Jumlah siswa kami sekitar 475 orang, sehingga kami menyiapkan dua lab komputer. Pelaksanaannya dibagi dalam empat gelombang dengan tiga sesi setiap hari,” ungkapnya.
Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai 6 hingga 16 April 2026.
Selain itu, pihak sekolah juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung seperti jaringan listrik dan perangkat komputer agar tidak terjadi kendala teknis saat ujian berlangsung.
“Persiapan lainnya terkait listrik, jaringan, dan komputer. Itu semua kami siapkan sejak jauh-jauh hari sebelum Ramadan,” katanya.
Untuk memaksimalkan kesiapan siswa, sekolah juga telah menggelar gladi atau simulasi ujian berbasis komputer.
“Gladi itu untuk memperkenalkan siswa dengan sistem TKA, mulai dari login hingga pengerjaan soal. Apa yang dilakukan saat gladi, itu juga yang akan dilakukan saat ujian utama,” tuturnya.
Ia berharap seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan baik serta memperoleh hasil maksimal.
“TKA ini bukan untuk menentukan lulus atau tidak lulus, tetapi untuk mengukur kemampuan siswa. Harapannya siswa mendapatkan nilai yang baik untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya dan berdampak pada peningkatan kualitas sekolah,” tutupnya.


















