Makassar, Mapress.co.id – Palang Merah Remaja (PMR) Unit PMI 335 UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) bagi anggota baru.
Kegiatan yang berlangsung intensif dan komprehensif ini bertujuan membentuk kader PMR yang memiliki keterampilan pertolongan pertama dan jiwa kemanusiaan yang tinggi.
Diklatsar dilaksanakan dalam dua fase, menggabungkan sesi teoretis di sekolah dan pelatihan praktik lapangan. Fase pertama, berupa sesi indoor, dilaksanakan di lingkungan sekolah selama empat hari pada tanggal 11-12 Oktober dan 18-19 Oktober 2025.
Fase ini membekali peserta dengan berbagai materi dasar penting, meliputi: Sejarah Palang Merah Indonesia (PMI), Dasar-dasar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Pengetahuan tentang penyakit, kesehatan, dan kebersihan diri
Tumbuh kembang remaja dan pencegahan HIV/AIDS, Pengetahuan dasar kebencanaan, kepemimpinan, dan kesiapsiagaan.
Fase kedua, yang merupakan sesi outdoor dan simulasi lapangan, diselenggarakan pada tanggal 24 hingga 26 Oktober 2025, mengambil lokasi bersejarah di Benteng Somba Opu.
Kegiatan outdoor ini diselingi dengan kegiatan outbound untuk meningkatkan kerja sama tim, fisik, dan mental peserta.
Hasnawati Said, selaku Pembina PMR Unit PMI 335 SMP Negeri 19 Makassar, menjelaskan pentingnya pelatihan ini bagi siswa.
“Diklatsar ini tidak hanya mengajarkan keterampilan membalut luka, tetapi lebih dari itu, kami menanamkan tujuh prinsip dasar gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, yaitu Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan. Kami berharap anggota PMR baru ini menjadi garda terdepan dalam aksi sosial dan siap sedia memberikan pertolongan kapan pun dibutuhkan,” ujar Hasnawati Said, Sabtu (11/10/2025).
Kepala UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar, Muhammad Kasim, menyampaikan dukungan penuhnya atas kegiatan yang mengasah karakter siswa ini.
“Kegiatan PMR adalah wadah yang sangat strategis untuk membentuk Profil Pelajar Pancasila yang berjiwa sosial dan bertanggung jawab. Kami bangga melihat semangat para peserta yang siap berkorban waktu dan tenaga untuk menguasai keterampilan kemanusiaan. Kemampuan P3K, kesiapsiagaan bencana, dan kepemimpinan adalah bekal berharga yang akan mereka bawa hingga dewasa,” tutup Muhammad Kasim.
Melalui Diklatsar lintas lokasi ini, PMR Unit PMI 335 SMP Negeri 19 Makassar tidak hanya mencetak anggota yang terampil, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kesukarelaan di kalangan pelajar.(*)















