Cover

style=

PMR -PMI Unit 304 SMPN 6 Makassar Gelar Diklatsar Kepalangmerahan Angkatan V

Makassar, Mapress.co.id – UPT SPF SMP Negeri 6 Makassar kembali melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Kepalangmerahan bagi anggota baru Palang Merah Remaja (PMR) PMI Unit 304 Angkatan V.

Kegiatan ini berlangsung sejak 3 hingga 19 Oktober 2025 dengan dua tahap pelatihan, yakni indoor di lingkungan sekolah dan outdoor di Benteng Somba Opu.

Pelaksanaan Diklatsar ini merupakan program kerja tahunan PMR yang bertujuan mencetak anggota muda berjiwa sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas VII dan VIII, sementara anggota PMR aktif bertindak sebagai panitia pelaksana.

Kepala UPT SPF SMP Negeri 6 Makassar, Muh. Ashar Kadir, S.Pd., M.Pd yang turut hadir membuka kegiatan menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi ajang pembentukan karakter siswa sejak dini.

“Harapan saya PMR di SMP Negeri 6 ini semakin maju karena di dalamnya ada pembentukan karakter. Salah satu prinsip dasar kepalangmerahan adalah kemandirian dan kesukarelaan. Anak-anak ditempa untuk saling menolong dan menumbuhkan semangat kemanusiaan,” ujar Ashar Kadir, Jum’at (17/10/2025).

Lebih lanjut, Muh. Ashar Kadir menambahkan bahwa kegiatan Diklatsar ini dilaksanakan dalam dua bentuk kegiatan utama. Tahap indoor di sekolah berlangsung selama tiga hari, 3-5 Oktober 2025, berisi materi seputar dasar-dasar kepalangmerahan, nilai-nilai kemanusiaan, dan pelatihan pertolongan pertama.

Sementara tahap outdoor yang dimulai pada 17-19 Oktober 2025 di Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa, menjadi ajang penerapan langsung dari seluruh materi yang sudah dipelajari.

“Apa yang mereka dapatkan saat pelatihan indoor akan mereka praktikkan saat outdoor. Jadi di lapangan tidak ada lagi teori, semua langsung diterapkan,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan pelatih dari PMI Cabang Kota Makassar sebagai pemateri utama.

“Pematerinya bukan dari unsur sekolah, tetapi langsung dari pelatih PMI Kota Makassar. Yang membuka kegiatan pun adalah Wakil Sekretaris PMI Kota Makassar,” ungkap Ashar Kadir.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momen seleksi bagi calon anggota baru karena tidak semua peserta otomatis dinyatakan lulus.

“Kalau memang tidak layak, maka tidak bisa lulus. Karena PMR ini berbeda dengan ekstrakurikuler lain. Setelah lulus, mereka akan menerima sertifikat dan kartu anggota resmi yang diterbitkan oleh PMI Cabang Kota Makassar,” tegasnya.

Dengan mengusung tema “Remaja Siaga, Mahir Menolong, Tangguh Menginspirasi”, kegiatan Diklatsar ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang memiliki jiwa sosial tinggi, tangguh, dan siap menjadi pelopor kemanusiaan di masa depan.

“Kami berharap anak-anak yang tergabung dalam PMR dapat menjadi contoh bagi teman-temannya di sekolah. Mereka bukan hanya belajar menolong sesama, tapi juga menumbuhkan empati dan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *