Makassar, Mapress.co.id – Pemandangan berbeda terlihat di lingkungan UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar, Sabtu (20/09/2025) pagi. Ratusan siswa, guru, hingga staf tata usaha serentak turun tangan, bahu-membahu membersihkan setiap sudut sekolah.
Aksi gotong royong ini merupakan respons dan partisipasi aktif pihak sekolah dalam menindaklanjuti Surat Edaran Walikota Makassar mengenai “Gerakan Gotong Royong Kerja Bakti Massal” dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) Tahun 2025.
Sejak pukul 06.00 Wita, seluruh warga sekolah sudah berkumpul di lapangan dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing.
Dengan penuh semangat, mereka menyebar ke berbagai titik yang telah ditentukan, mulai dari membersihkan selokan, merapikan taman, menyapu halaman, hingga menata ruang-ruang kelas.
Suasana kebersamaan begitu kental terasa, di mana tidak ada sekat antara guru dan siswa, semua larut dalam satu tujuan yang sama, menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.
Kegiatan kerja bakti ini bukan hanya sekadar aksi membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga sebagai implementasi pendidikan karakter.
Gerakan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong, meningkatkan rasa kepedulian, serta menanamkan tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan.
Partisipasi aktif seluruh warga sekolah menunjukkan bahwa SMP Negeri 19 Makassar tidak hanya fokus pada pencapaian akademis, tetapi juga berkomitmen membentuk pribadi siswa yang peduli terhadap lingkungannya.
Setelah berlangsung selama beberapa jam, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan oleh Kepala UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar, Muhammad Kasim, S.Pd., M.Pd., di ruang guru.
Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah menjadi motor penggerak dan teladan bagi para siswa.
“Saya sangat berterima kasih atas partisipasi dan semangat luar biasa yang ditunjukkan hari ini. Ini adalah bukti nyata kekompakan kita. Kebersihan adalah cerminan dari karakter, dan hari ini kita telah menunjukkan karakter terbaik dari keluarga besar SMP Negeri 19 Makassar,” ujar Muhammad Kasim.
Sebagai tindak lanjut, Muhammad Kasim mencanangkan agar kegiatan positif seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Beliau berencana untuk menjadikan aksi bersih-bersih bersama sebagai agenda rutin sekolah, misalnya melalui program “Sabtu Bersih” atau “Jumat Peduli Lingkungan” yang akan dilaksanakan secara berkala.
“Semoga semangat hari ini menjadi pemantik untuk kita terus menjaga kebersihan setiap saat. Kita akan jadwalkan ini secara rutin, agar budaya bersih dan sehat benar-benar mendarah daging bagi seluruh warga sekolah,” tutupnya.(*)












