Cover

style=
Berita  

Gelar Sosper No 6 Tahun 2019, Anwar Faruq Dorong Pemuda Lebih Kreatif dan Produktif

Anggota DPRD Kota Makassar Fraksi PKS, Anwar Faruq, Memberikan Sambutan di Kegiatan Sosialiasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kepemudaan, di Grand Asia Hotel, Jalan Boulevard, Sabtu 13 September 2025.

Makassar, Mapress.co.id – Legislator DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kepemudaan, Angkatan ke VII, di Hotel Grand Asia Hotel, Jalan Boulevard, Kota Makassar, Sabtu (13/09/2025).

Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, yaitu Muh. Ichsan As’yari, S.Sos, M.Si, Muh. Arif Indra Jaya, SP, M.Sc, dan Abdul Aziz Anwar, Lc.

Dalam sambutannya, Anwar Faruq yang juga merupakan Anggota DPRD Makassar Fraksi PKS ini menilai tumbuhnya suatu bangsa khususnya di daerah sangat ditentukan oleh peran dan pergerakan kaum pemuda.

Oleh karena itu, dibutuhkan pemuda yang aktif, kreatif dan produktif dalam membantu pemerintah dalam pembangunan daerah utamanya dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Pemuda harus adaptif, kreatif, mampu bersaing dan hadir memberikan solusi ditengah masyarakat,” katanya.

Menurutnya, masih banyak pemuda di Makassar yang belum memanfaatkan potensinya. Maka dari itu, melalui sosialisasi Perda tersebut peran pemuda kembali hadir dalam mengembangkan program kepemudaan.

“Pemuda kreatif dan produktif itu harus di segala bidang, makanya di era digital sekarang sangat gampang dalam menentukan potensi pemuda, pemerintah juga hadir memberikan sarana dan mediasi dalam mengembangkan potensi pemuda kita,” jelasnya.

Ia pun berharap pemuda harus mengupgrade diri, mencari peluang dalam mengembangkan potensi. “Ada banyak program kepemudaan di pemerintah kota khususnya Dispora Makassar yang melibatkan anak-anak muda,” pungkasnya.

Sementara narasumber lainnya, Muh. Ichsan As’yari, S.Sos, M.Si, mengatakan secara kebijakan bagaimana pemerintah hadir menggali dan memberikan sarana kepada pemuda, karena ini adalah bonus demografi bagaimana suatu negara dengan membuka peluang menggali penduduk yang produktif memberikan pekerjaan.

“Disinilah ada peran dan tanggung jawab pemuda hadir sebagai kontrol sosial, pemuda memberikan solusi pembangunan, serta untuk mengkritik pemerintah ketika ada kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, tanggung jawab sebagai pemuda diantaranya menjaga persatuan dan kesatuan, jangan sampai ada suatu pemikiran untuk mengganti apa yang sudah ditetapkan, dan pemuda juga harus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan sarana pemikiran yang positif.

Tak lupa diakhir keterangannya, ia menyampaikan Dispora Makassar lebih banyak bergerak melakukan sosialisasi, pelatihan dan workshop terkait hal-hal yang menyangkut kepemudaan dengan melibatkan anak-anak muda dalam pengembangan kualitas dan produktivitas pemuda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *