Cover

style=

Launching dan Bagikan Seragam Sekolah Gratis di SMPN 3 Makassar, Wali Kota Munafri: Tidak Ada Lagi Jual Beli di Sekolah

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Melaunching sekaligus Membagikan Seragam Sekolah Gratis, di SMPN 3 Makassar, Senin 21 Juli 2025.

Makassar, Mapress.co.id – Wali Kota Makassar, H. Munafri Arifuddin, S.H., yang akrab disapa Appi, menghadiri kegiatan penyerahan seragam sekolah gratis bagi siswa-siswi baru tingkat SD dan SMP Negeri se-Kota Makassar, Senin (21/07/2025). Kali ini, kegiatan digelar di halaman SMP Negeri 3 Makassar.

Pantauan langsung tim Mapress.co.id di lokasi menunjukkan bahwa kehadiran Wali Kota Appi disambut hangat oleh para siswa, guru, serta jajaran pemerintah setempat. Antusiasme tampak dari senyum lebar para siswa yang menerima langsung baju seragam sekolah secara simbolis dari orang nomor satu di Kota Makassar itu.

Suasana acara semakin semarak dengan penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh siswa-siswi SMPN 3 Makassar sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas kehadiran Wali Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Appi mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan yang kedua, setelah sebelumnya dilakukan di SMP Negeri 46 dan SD Inpres Lariang Bangngi 1.

Pemilihan lokasi di SMPN 3 bukan tanpa alasan, Appi mengaku memiliki ikatan emosional kuat dengan sekolah tersebut.

“Saya memang minta acara ini diadakan di SMP 3 supaya saya bisa datang kembali melihat sekolah saya. Tahun 1987, saya jadi murid baru di SD ini, dan selesai tahun 90. Lalu lanjut di SMA 2 Makassar, dan masuk Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin,” kenangnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program seragam gratis ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus meringankan beban orang tua murid.

“Ini adalah program pertama yang dilakukan oleh pemerintah kota. Mungkin masih ada kekurangan di sana-sini, tapi kami akan terus berbenah. Insya Allah, tahun depan akan ada tambahan bantuan untuk siswa baru SD dan SMP,” jelasnya.

Appi juga menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk menghapus praktik jual beli di lingkungan sekolah.

“Kami tidak ingin lagi mendengar atau melihat ada yang berbisnis di sekolah. Tidak ada lagi jual beli di sekolah. Biarkanlah kami yang mengatur semuanya supaya proses pendidikan bisa berjalan dengan baik dan berkualitas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas guru di tengah perkembangan teknologi yang pesat.

“Kepada para guru, saya minta untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya. Jangan hanya menunggu, tapi harus mampu menciptakan inovasi-inovasi,” himbaunya.

Dalam kesempatan tersebut, Appi juga menyampaikan rasa bahagianya bisa kembali bertemu dengan gurunya, Bapak Khairil, yang masih sehat dan hadir dalam acara tersebut.

Selain itu, ia menyinggung tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMPN 3, yang menurutnya kini menjadi salah satu sekolah favorit.

“Hampir tiap hari saya terima WA. Tolong dulu kasih masuk ponakan ta.’ Tapi saya tidak bisa penuhi semua. Makanya saya minta Dinas Pendidikan mempertimbangkan penambahan rombel, dengan tetap memperhatikan distribusi siswa ke sekolah lain yang kuotanya masih tersedia,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Appi berpesan kepada para orang tua agar menyampaikan keluhan atau masukan langsung kepada pihak sekolah, bukan melalui media sosial.

“Kalau ada hal-hal yang dianggap kurang sesuai, tolong dibicarakan baik-baik dengan pihak sekolah. Komunikasi yang baik akan menghasilkan solusi yang baik pula,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *