Cover

style=

Jalur Domisili Lebih Dominan, SDN Sudirman I Siap Terima 56 Siswa di SPMB 2025

Makassar, Mapress.co.id – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di UPT SPF SD Negeri Sudirman I Makassar Tahun Ajaran 2025 telah memasuki tahap pengumuman dan pendaftaran ulang untuk jalur domisili.

Dalam pantauan media Mapress di lokasi, nampak terlihat suasana proses pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar yang berlangsung dengan tertib dan lancar.

Nampak juga orang tua siswa sedang berinteraksi langsung dengan panitia pendaftaran di meja layanan yang telah disiapkan oleh pihak sekolah.

Beberapa petugas terlihat sigap melayani dan memverifikasi data calon peserta didik menggunakan laptop serta dokumen fisik, sementara orang tua dan calon siswa menunggu giliran mereka untuk dipanggil.

Tak hanya itu, meja pendaftaran juga dilengkapi dengan alat tulis, formulir, dan laptop untuk mempercepat proses input data.

Kegiatan ini tampaknya berlangsung di area terbuka halaman sekolah, di bawah tenda berwarna merah dan putih, yang memberikan kenyamanan bagi peserta di tengah cuaca panas.

Spanduk dan atribut bertuliskan “SPMB Makassar” juga tampak menghiasi area tersebut, menandakan dukungan dari pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Makassar dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru secara transparan dan terstruktur.

Dalam keterangannya. Kepala SDN Sudirman I, Haslinda Muchlis, S.Pd, M.Pd mengatakan bahwa pelaksanaan jalur domisili telah berlangsung sejak 25 hingga 29 Juni 2025.

Untuk hari ini, kata kepala sekolah menjelaskan bahwa, tanggal 30 Juni 2025 merupakan jadwal pengumuman hasil seleksi sekaligus pendaftaran ulang yang akan berlangsung hingga 1 Juli 2025. Sementara jalur non domisili dijadwalkan mulai pada 1 hingga 4 Juli 2025.

“Jadi di SDN Sudirman I tahun ini dibuka dua rombongan belajar (rombel), masing-masing dengan kapasitas 28 siswa, sehingga total kuota penerimaan sebanyak 56 siswa,” jelas Haslinda Muchlis, Senin (30/06/2025).

Diakhir keterangannya, ia menyampaikan terkait pembagian kuota berdasarkan jalur adalah 80% untuk domisili dan 20% untuk non domisili.

“Artinya, dari 56 siswa yang diterima, sebanyak 44 kursi diperuntukkan bagi pendaftar jalur domisili. Sementara sisanya dialokasikan untuk jalur non domisili, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *