Cover

style=

Bangunan Masjid di SMPN 18 Makassar Masuki Progres Pengecoran Plat, Pihak Sekolah Harap Bantuan dari Berbagai Pihak

Makassar, Mapress.co.id – UPT SPF SMPN 18 Makassar sedang membangun masjid sekolah yang bisa menampung sekitar ratusan orang untuk memfasilitasi siswa dan tenaga pendidik melakukan salat berjamaah.

Bangunan masjid yang diberi nama (Masjid Nurul Ilmi) yang menempati lahan ditengah SMPN 18 Makassar yang berlokasi di Jalan Dg. Tata Kompleks Hartaco Indah, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masih dalam proses pengerjaan.

Dalam keterangannya, Jamaluddin kepada media Mapress.co.id mengatakan pembangunan masjid ini merupakan hasil dari swadaya masyarakat, baik itu dari tenaga pendidik (guru) dan alumni serta komite sekolah. Tetapi sebelumnya, kami mendapatkan dana dari Basnaz dan Pemerintah Kota Makassar.

“Jadi pembangunan Masjid Nurul Ilmi ini, mendapat dana awalnya itu di bulan Desember 2024 dari Basnaz senilai Rp10 juta, dan Pemerintah Kota Makassar senilai Rp50 juta. Dan Proses pengerjaan awalnya itu diakhir Desember 2024. Itulah yang menggerakkan kami dan juga terdesak dikarenakan laporan harus secepatnya masuk,” jelasnya.

Lanjut Jamaluddin mengungkapkan, sebenarnya didalam proposal itu tertulis Musholla Nurul Ilmi, akan tetapi dilihat dari ukuran bangunan ini, kami lebih cenderung menamakan Masjid Nurul Ilmi.

Adapun estimasi taksiran atau total nilai anggaran yang akan dibutuhkan sampai bangunan masjid ini rampung agar bisa di fungsikan nantinya, sebesar Rp700 – Rp800 juta.

“Saya sempat berbincang lepas dengan pekerja, ia menaksir anggaran yang harus disiapkan seperti itu, sekitar Rp700 – Rp800 juta. Dikarenakan model dari bangun tersebut membutuhkan anggaran seperti itu,” katanya.

Lebih jauh dirinya memaparkan terkait dengan progres pengerjaan masjid ini, sudah memasuki tahap ketiga. Dimana sebelumnya ditahap pertama itu pengerjaan pondasi yang menghabiskan anggaran Rp50 juta, bantuan dari Pemerintah Kota Makassar.

Kemudian melangkah ke tahap kedua, pengerjaan tiang-tiangnya. Dan kini sudah memasuki tahap ketiga, dimana saat ini membutuhkan lebih banyak biaya. Karena proses pengecoran plat teras.

“Jadi sampai saat ini terlihat bangunan Masjid Nurul Ilmi ini terlihat sudah memasuki progres 40 persen dalam masa pengerjaannya. Dan sudah menghabiskan anggaran senilai Rp190 juta,” ujarnya.

Diakhir keterangannya, Jamaluddin sangat mengharapkan bantuan dari berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kota Makassar.

“Kami sangat mengharapkan ada bantuan dari berbagai pihak. Karena bangunan masjid ini masih membutuhkan biaya yang sangat besar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *