Cover

style=

Enam BCKS dari Kemendikdasmen RI Ikuti Diklat di SMPN 3 Makassar

Makassar, Mapress.co.id – Sekitar 6 (enam) Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) yang berasal dari Sulawesi Selatan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di UPT SPF SMPN 3 Makassar, yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 29-30 Agustus, dan tangga 1 serta 3 September 2026.

Keenam perseta BCKS ini diterima langsung oleh Kepala SMPN 3 Makassar, Firman, S.Pd, M.Pd, yang didampingi Wakasek Humas, Wakasek Kurikulum, Wakasek Sarpras, Wakasek Kesiswaan, dan Kepala Tata Usaha (KTU).

Dalam keterangannya, Kepala SMPN 3 Makassar, Firman mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan yang turun langsung ke sekolah melihat bagaimana manajemen, dan pengelolaan di dalam sekolah.

“Jadi mereka datang melihat bagaimana mengelola kesiswaan, mengelola berdasarkan data. Itu semua sudah dijelaskan sama Wakasek Kurikulum, termasuk di bidang lainnya,” ujar Firman, Kamis (03/09/2026).

Selain itu, pihak SMPN 3 Makassar juga memperlihatkan aplikasi LAMARITA (Layanan Informasi Berbasis Digital) kepada para peserta BCKS tersebut.

“Jadi aplikasi LAMARITA ini sudah mencakup semua kebutuhan yang ada di SMPN 3 Makassar, mulai dari absensi guru, supervisi, jurnal mengajar, kehadiran siswa, dan bagaimana mengelola ekstrakurikulernya, bagaimana melakukan asesmen awal dan kecerdasan majemuknya untuk memfasilitasi mereka masuk di ekskul apa yang siswa inginkan,” jelas Firman.

Selama empat hari kegiatan Diklat di SMPN 3 Makassar, Firman menjelaskan bahwa pada hari pertama dan kedua, para peserta hanya melihat data. Kemudian di hari ketiga dan keempat, para peserta melihat aplikasinya.

“Mereka mau melihat bagaimana kami rapat, bagaimana pengambilan keputusan, bagaimana melihat supervisi pembelajaran,” ungkapnya.

Dalam menyambut para peserta BCKS, Firman mengungkapkan kalau dia bersama wakil kepala sekolah merasa welcome. “Kami sangat bergembira sekali jika kami kedatangan tamu, karena di momen ini kami bisa saling berbagi ilmu. Dan bukan cuman kami yang membagi ilmu ke mereka, tetapi kan ada juga pengamalan-pengalaman mereka yang bisa dia sampaikan ke kita,” bebernya.

Diakhir keterangannya, Firman berhadap semoga kegiatan ini para BCKS bisa mendapatkan ilmu sesuai yang mereka harapkan, walaupun kami belum maksimal memberikan, tetapi minimal ada perbandingan yang mereka bisa lihat di SMPN 3 Makassar begini modelnya, sehingga ia bisa terapkan di sekolahnya masing-masing.

“Tentunya sebagai calon pemimpin, dan setelah mereka mengikuti Diklat BCKS ini, ada modal dan pengetahuan yang mereka akan terapkan sebagai kepala sekolah yang adil dan bijaksana. Karena menjadi kepala sekolah itu tidak mudah mengelola orang dari berbagai karakter, serta bagaimana dia mendelegasikan, serta mendistribusikan perkejaan yang ada di satuan pendidikan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *