Makassar, Mapress.co.id – Dengan beredarnya surat himbauan pelaksanaan pesantren kilat di seluruh Sekolah SMA/SMK dan SLB se-Sulawesi Selatan, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, dengan nomor 0736/S.Edar/Disdik/II/2025. UPT SMK Negeri 1 Makassar memulai pesantren kilat Ramadhan Mengaji, di Jalan Andi Mangerangi, Kota Makassar, Kamis (06/03/2025).
Kegiatan ini berlangsung 6 hari kedepan, mulai dari tanggal 6-7 dan akan dilanjutkan di hari Senin tanggal 10-13 Maret 2025 dengan agenda yang telah terjadwalkan.
Plt Kepala SMKN 1 Makassar, Drs. Harpansa, MM, saat ditemui mengatakan pelaksanaan Ramadhan Mengaji ini adalah kelanjutan yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Selatan “Andalan” pada tahun 2023 lalu dan serentak juga di Sulsel. Kemudian mengadakan pesantren yang sama dengan sebelumnya.
“Jadi tujuan pelaksanaan program pesantren kilat Ramadhan Mengaji ini adalah bagaimana bisa memberantas yang tidak mengetahui cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar, serta memperkuat karakter dan keimanan siswa,” ujar mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel ini.
Lanjut Harpansa menambahkan bahwa, kegiatan pesantren kilat ini menggandeng Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), dan sejumlah ustadz dari pondok pesantren untuk melancarkan program nantinya, dan selama pesantren kilat, ada sejumlah program yang disiapkan. Utamanya kegiatan belajar mengaji.
“Kegiatan ini menyasar siswa-siswa yang belum lancar dalam mengaji Al-Quran, dan yang masih terbata-bata mengaji dilatih mengaji atau membaca Al-Qur’an, agar bacaan mengajinya menjadi lancar,” jelasnya.
Diakhir keterangannya, Harpansa menyampaikan di SMKN 1 Makassar dari 1.388 siswa, yang lancar membaca Al-Qur’an sebanyak 948 siswa, kemudian tidak lancar 322 siswa, dan tidak bisa 118 siswa.
“Insya Allah siswa yang tidak lancar dan tidak bisa membaca Al-Qur’an menjadi tanggung jawab kami di sekolah, untuk memberikan materi pembelajaran Al-Qur’an, sehingga program pemerintah dalam pengentasan buta aksara bisa tercapai,” pungkasnya.
Sementara Gubernur Sulawesi Selatan dalam sambutannya melalui daring mengatakan, pelaksanaan pesantren kilat dalam kaitannya dengan bulan suci Ramadhan, bagaimana kita sebagai pendidik bisa memberikan pembelajaran keagamaan yang lebih mendalam, agar para anak didik kita bisa lebih beriman dan bertaqwa.
“Tentunya dengan dilaksanakannya pesantren kilat, kami berharap dapat membentuk peserta didik kepribadian yang islami dan berakhlak mulia,” tutupnya.

















