Cover

style=
Berita  

Konferensi PWI Sulsel, Faisal Palapa: Amrullah Nomor 1, Suwardi Thahir Nomor 2

Makassar, Mapress.co.id – Konferensi Provinsi PWI Sulawesi Selatan yang akan digelar di gedung Graha Pena Fajar, Selasa (02/05/2026), kini memasuki tahapan pengundian nomor urut calon ketua.

Seperti diketahui, PWI Pusat sudah mengeluarkan keputusan tentang dua kandidat yang maju dalam pemilihan ketua PWI Periode 2026 – 2031.

Panitia pelaksana mengundang tim sukses dua calon ketua untuk melakukan pengundian nomor urut pasangan calon ketua PWI dan calon Ketua Dewan Kehormatan Provinsi yang berlangsung Sabtu (30/05/2026), di Sekretariat panitia Konferprov Kantor PWI Sulsel jalan Maccini Sawah No.12 Makassar.

Rapat pengundian nomor calon dipimpin Ketua Steering Commitee (SC), Faisal Palapa yang juga disaksikan, Faisal Syam, serta Tim Penjaringan dan Penyaringan.

Dalam acara pengambilan nomor undian, Ketua SC Faisal Syam mempersilahkan wartawan senior HM. Dahlan Abubakar untuk terlebih dahulu mencabut kertas nomor undian yang mewakili calon ketua PWI Suwardi Thahir dan disusul Abd. Jurlan yang mewakili calon Ketua Amrullah Basri untuk mencabut nomor undian, dan secara bersamaan membuka gulungan kertas putih yang hasilnya adalah pasangan calon Ketua PWI dan Ketua DK Amrullah Basri dan Abd. Jurlan mendapat nomor urut 1 dan pasangan Suwardi Thahir dengan HM. Dahlan Abubakar mendapat nomor Urut 2.

Menurut Juru Bicara Konferprov PWI Sulsel, Muhammad Arafah, dua kandidat ketua PWI Sulsel itu sudah mendapatkan nomor urut beserta pasangannya sebagai calon ketua DKP.

“Kandidat itu adalah Amrullah Basri sebagai calon Ketua PWI Sulsel berpasangan dengan H. Abd. Jurlan sebagai calon ketua DKP sebagai pasangan nomor urut 1. Adapun yang mendapatkan nomor urut 2 adalah pasangan Suwardi Thahir sebagai calon Ketua PWI Sulsel yang menggandeng HM. Dahlan Abubakar sebagai calon ketua DKP,” kata Arafah.

Usai pencabutan nomor urut pasangan calon Ketua PWI dan calon Ketua DKP, Ketua SC Faisal Syam meminta kepada seluruh calon untuk memperhatikan agenda kegiatan agar bisa tepat waktu, seperti pemasukan surat mandat pemilihan harus diperhatikan.

“Karena surat mandat itu penting dalam mendukung kelancaran proses pemilihan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *