Cover

style=
Berita  

H Laode Arumahi: Konferensi PWI Sulsel Forum Konsolidasi Organisasi

Makassar, Mapress.co.id – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan merupakan momentum 5 tahunan untuk melakukan konsolidasi organisasi.

Dalam keterangannya, wartawan senior H. Laode Arumahi mengatakan sebagai organisasi profesi wartawan, Konferensi PWI Sulsel dalam konsolidasi organisasi tersebut minimal ada empat penguatan yang bisa dirumuskan dan diputuskan sebagai modal dasar pengurus pasca Konferensi.

Keempat penguatan tersebut, yaitu pertama adalah penguatan kelembagaan. “Misalnya pengurus yang terpilih adalah mereka yang memiliki rasa memiliki atau “sense of bilonging organisasi”, sehingga ia mau menjaga marwah organisasi dan berusaha unggul di tengah organisasi lainnya,” ujar H. Laode Arumahi, yang juga mantan Ketua Bawaslu Sulsel, Sabtu (30/05/2026).

Kedua, menurutnya yaitu “sense of responsibility” atau rasa tanggung jawab. “Apapun yang sudah keputusan organisasi, ia merasa menjadi tanggung jawabnya untuk melaksanakan dan mensukseskannya,” jelasnya.

Sementara yang ketiga adalah “sense of participation” atau rasa partisipatif. “Secara fisik terlibat aktif merealisasikan program kerja organisasi secara proporsional sesuai seksi atau bidangnya,” ungkapnya.

Sedangkan yang keempat, yaitu penguatan atau konsolidasi wawasan dan skil pengurus maupun anggota.

“Jadi pengurus terpilih yang menerima amanah, mesti fokus pada program pengembangan wawasan dan keterampilan melalui kegiatan seminar, pelatihan spesifik, sehingga SDM PWI mampu beradaptasi tuntutan profesi wartawan,” bebernya.

Diakhir keterangannya, H. Laode Arumahi tak lupa menekankan penguatan etika profesi kewartawan.

“Meskipun kehebatan dan kemampuan seorang wartawan tanpa ditopang dengan ketaatan kepada etika profesi, maka semua prestasi tidak akan dipandang positif oleh publik,” imbuhnya.

Menurutnya, semua harapan tersebut akan terwujud jika Konferensi ini berangkat dari soliditas anggota terutama yang berhak memilih memberikan amanah kepada figur pemimpin yang tepat.

“Saya percaya di PWI Sulsel memiliki banyak kader-kader terbaik dan anggota mengenal mereka. Silakah pilih sesuai hati yang bersih tanpa sekat promordial dan ego kelompok dan media tertentu. PWI adalah rumah bersama profesi wartawan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *