Cover

style=

Cuaca Ekstrem Melanda Makassar, SMPN 19 Alihkan Pembelajaran ke Sistem Daring

Makassar, Mapress.co.id – Merespons peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta instruksi dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar resmi memberlakukan pembelajaran daring (online) mulai tanggal 25 hingga 28 Februari 2026.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan genangan air hingga banjir di beberapa titik di wilayah Makassar. Kondisi ini dinilai dapat berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan seluruh warga satuan pendidikan, mulai dari siswa, guru, hingga staf sekolah.

Meski tidak bertatap muka langsung di kelas, proses pendidikan tetap berjalan secara produktif. Guru-guru di SMP Negeri 19 Makassar tetap diwajibkan memberikan materi pembelajaran secara proporsional melalui platform digital yang telah disepakati. Hal ini dilakukan agar capaian kurikulum tetap terpenuhi tanpa mengabaikan faktor keamanan siswa di rumah masing-masing.

Sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci dalam pelaksanaan daring kali ini. Orang tua siswa berperan aktif dalam melakukan pengontrolan dan diwajibkan mengirimkan laporan proses belajar anak di rumah kepada guru mata pelajaran atau wali kelas masing-masing sebagai bukti kehadiran dan partisipasi siswa.

Kepala UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar, Muhammad Kasim, menegaskan kebijakan ini adalah bentuk tanggung jawab sekolah dalam menjaga keselamatan jiwa tanpa menghentikan hak belajar siswa.

“Keselamatan dan kesehatan warga sekolah adalah prioritas utama kami saat ini. Berdasarkan arahan dinas dan peringatan BMKG, risiko di lapangan cukup tinggi jika pembelajaran tetap dipaksakan luring. Namun, kami memastikan bahwa belajar tidak boleh berhenti. Guru tetap memberikan materi yang proporsional, dan kami sangat mengharapkan kerja sama orang tua untuk memastikan putra-putrinya tetap belajar dengan serius di rumah,” ujar Muhammad Kasim (24/02/2026).

Pihak sekolah akan terus memantau perkembangan cuaca dan instruksi lebih lanjut dari pemerintah setempat. Jika kondisi cuaca telah membaik dan dinyatakan aman, aktivitas belajar mengajar di lingkungan SMP Negeri 19 Makassar direncanakan akan kembali normal dengan tetap memperhatikan protokol keselamatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *