Cover

style=

Bulan Suci Ramadan, SMPN 19 Makassar Perkuat Pembinaan Karakter Siswa

Makassar, Mapress.co.id – UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar semakin intensif dalam melakukan penguatan karakter religius bagi peserta didiknya selama bulan suci Ramadan 1447 H. Tidak hanya melalui festival lomba, sekolah kini mewajibkan serangkaian ibadah rutin harian sebagai bagian dari kurikulum pembentukan akhlak, salah satunya adalah pelaksanaan Salat Dhuha berjamaah.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata sekolah dalam menindaklanjuti edaran Dinas Pendidikan Kota Makassar yang menginstruksikan setiap satuan pendidikan untuk memperbanyak kegiatan pengembangan karakter bagi siswa Muslim selama bulan puasa.

Selain Salat Dhuha, program harian yang dikontrol langsung oleh pihak sekolah meliputi gerakan sedekah rutin dan tadarrus Al-Qur’an (mengaji) sebelum memulai aktivitas lainnya.

Penerapan program ini membawa perubahan signifikan pada ritme sekolah. Jika biasanya fokus utama berada pada penguasaan materi akademik di dalam kelas, kini atmosfer sekolah berubah menjadi lebih spiritual dengan lantunan ayat suci dan aktivitas peribadatan yang terstruktur.

Kepala UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar, Muhammad Kasim, mengungkapkan, kebijakan ini diambil untuk memberikan ruang bagi siswa dalam mendalami makna ibadah secara praktik.

“Selama bulan Ramadan ini, kegiatan belajar mengajar banyak kita alihkan kepada kegiatan pengembangan karakter. Kami mengurangi porsi teori di dalam kelas dan lebih menekankan pada praktik ibadah rutin. Hal ini penting agar sekolah tidak hanya mencetak siswa yang pintar secara kognitif, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual,” jelas Muhammad Kasim, Senin (23/02/2026).

Melalui pembiasaan Salat Dhuha dan sedekah ini, pihak sekolah berharap nilai-nilai kedisiplinan dan empati sosial dapat tertanam kuat dalam diri siswa. Kontrol sekolah yang rutin memastikan bahwa setiap siswa terlibat aktif dan merasakan manfaat dari atmosfer religius yang dibangun.

“Harapan terbesar kami adalah agar seluruh siswa dapat menumbuhkan keimanan dan ketaqwaan yang murni. Kami ingin Ramadan di sekolah menjadi momentum transformasi bagi mereka untuk lebih konsisten dalam beribadah, bahkan setelah bulan suci ini berakhir nantinya,” tutupnya.

Dengan adanya pengalihan fokus pada pengembangan karakter ini, SMP Negeri 19 Makassar optimis dapat mencetak generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan spiritual, sesuai dengan semangat Profil Pelajar Pancasila.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *