Cover

style=

Semarakkan Syiar Ramadan, SMPN 19 Makassar Gelar Festival Pelajar Beriman dan Berkarakter

Makassar, Mapress.co.id – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar menggelar kegiatan kokurikuler bertajuk “Festival Pelajar Beriman dan Berkarakter”.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk aneka lomba religi ini berlangsung meriah di lingkungan sekolah selama dua hari, mulai tanggal 26 hingga 27 Februari 2026.

Pelaksanaan festival ini merupakan tindaklanjut dari arahan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk menyemarakkan pembinaan kerohanian bagi peserta didik pasca libur awal Ramadan. Alih-alih hanya penyampaian materi secara klasikal, SMP Negeri 19 Makassar memilih format perlombaan agar edukasi nilai-nilai agama dapat tersampaikan dengan cara yang lebih interaktif dan kompetitif.

Berbagai cabang lomba religius turut memeriahkan festival ini, di antaranya, Lomba Azan, Lomba Vocal Religi, Ceramah Agama (Pildacil), Sambung Ayat Juz 30 (Hifdzil Qur’an), dan Tadarrus Al-Qur’an.

Anri Yasri, selaku koordinator kegiatan, mengungkapkan, pendekatan melalui lomba ini sengaja dipilih untuk menarik minat para siswa. “Tujuan utama kami adalah menjadikan momen ini sebagai syiar awal Ramadan sekaligus menumbuhkan kecintaan serta pemahaman keagamaan pada diri siswa. Dengan mengemasnya dalam bentuk lomba, siswa menjadi lebih bersemangat untuk mendalami nilai-nilai spiritual dan mempraktikkannya secara langsung,” jelas Anri Yasri, Kamis (26/02/2026).

Antusiasme siswa terlihat jelas di setiap sudut sekolah, di mana para peserta menunjukkan bakat terbaik mereka, mulai dari kemerduan suara dalam melantunkan ayat suci hingga keluwesan dalam berdakwah.

Kepala UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar, Muhammad Kasim, memberikan dukungan penuh atas inisiatif kokurikuler ini. Beliau berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar menjadi ajang perebutan juara, tetapi menjadi sarana transformasi karakter.

“Kami berharap melalui Festival Pelajar Beriman dan Berkarakter ini, siswa tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi benar-benar bisa belajar dan mengambil manfaat spiritual. Ini adalah panggung bagi mereka untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang keagamaan, yang pada akhirnya akan memperkokoh pondasi karakter mereka sebagai generasi yang cerdas sekaligus religius,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus memotivasi siswa untuk menjaga nilai-nilai keimanan, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang religius dan inklusif selama bulan suci Ramadan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *