Cover

style=

Tiga Dekade Mengabdi, SMPN 19 Makassar Melepas Ibu Jamila dalam Suasana Penuh Haru

Makassar, Mapress.co.id – Suasana khidmat menyelimuti ruang guru UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar pada Rabu pagi ini. Seluruh guru dan tenaga kependidikan berkumpul untuk menghadiri seremonial pelepasan purna bakti salah satu guru terbaik sekolah, Ibu Jamila, S.Pd., yang telah resmi memasuki masa pensiun setelah mendedikasikan dirinya selama lebih dari 32 tahun sebagai guru Bahasa Inggris.

Acara pelepasan yang dilaksanakan pada 11 Februari 2026 ini berlangsung sederhana namun sarat makna.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Jamila berbagi kenangan perjalanan kariernya yang membentang sejak awal pengabdiannya hingga hari terakhirnya di sekolah. Ia menceritakan berbagai suka dan duka dalam mendidik generasi bangsa, serta transformasi sekolah yang telah ia saksikan selama tiga dasawarsa terakhir.

“Menjadi guru bukan sekadar profesi, tapi panggilan hati. Selama 32 tahun ini, saya melihat anak-anak tumbuh, dari yang tidak bisa berbahasa Inggris hingga kini banyak yang telah sukses menjadi alumni di berbagai bidang. Itulah kebahagiaan terbesar seorang guru,” kenang Ibu Jamila dengan mata berkaca-kaca di hadapan rekan sejawatnya, Senin (09/02/2026).

Selama masa tugasnya, “tangan dingin” Ibu Jamila telah melahirkan ribuan alumni yang kini berhasil menduduki berbagai posisi strategis di masyarakat. Dedikasi dan loyalitasnya terhadap SMP Negeri 19 Makassar menjadikannya sosok ibu sekaligus mentor bagi guru-guru muda di sekolah tersebut.

Kepala UPT SPF SMP Negeri 19 Makassar, Muhammad Kasim, dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian panjang dan tanpa pamrih yang telah diberikan oleh Ibu Jamila.

“Pengabdian selama 32 tahun lebih adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Ibu Jamila adalah pilar di sekolah ini. Beliau bukan hanya mengajarkan tata bahasa Inggris, tetapi juga mengajarkan keteladanan dan integritas kepada kita semua. Kami sangat berterima kasih atas seluruh tenaga dan pikiran yang telah Ibu berikan untuk kemajuan SMPN 19 Makassar,” ujar Muhammad Kasim.

Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata sebagai bentuk penghormatan dari pihak sekolah dan rekan-rekan guru.

Meski secara administratif tugas Ibu Jamila telah usai, warisan ilmu dan semangatnya dipastikan akan tetap hidup di koridor-koridor SMP Negeri 19 Makassar. Selamat memasuki masa purna bakti Ibu Jamila. Terima kasih atas jasa-jasamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *