Makassar, Mapress.co.id – Kepala UPT SPF SMPN 27 Makassar resmi membuka Musyawarah Besar (Mubes) OSIS dan Organisasi Ekstrakurikuler periode 2026 yang digelar di Rumah Adat Mandar, kawasan Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa, Jumat-Sabtu, 13-14 Februari 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 siswa bersama para pembina OSIS serta pengurus dari 11 organisasi ekstrakurikuler.
Mubes menjadi forum tertinggi organisasi siswa untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan rekomendasi kegiatan satu tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Kepala SMPN 27 Makassar, H. Nurdin menegaskan bahwa Mubes bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang pembelajaran kepemimpinan dan demokrasi bagi peserta didik.
“Musyawarah ini adalah wadah untuk melatih kepemimpinan kalian. Belajar menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, dan menghasilkan keputusan bersama yang terbaik untuk sekolah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan tata tertib dan etika, termasuk dalam penggunaan media sosial.
“OSIS dan ekskul harus menjadi contoh. Gunakan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab. Tunjukkan bahwa siswa SMPN 27 Makassar berkarakter dan berprestasi,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali registrasi peserta, pembukaan dan keynote speaker oleh kepala sekolah, dilanjutkan sesi I bertema Penguatan Tata Tertib Sekolah serta diskusi dan tanya jawab.
Pada malam hari, peserta mengikuti Sesi II bertajuk “Media Sosial Sehat, Sekolah Hebat” serta Sesi III Musyawarah Siswa untuk merumuskan rekomendasi tahunan.
Memasuki hari kedua, kegiatan diisi dengan salat subuh berjamaah, perancangan yel-yel sekolah, hingga kerja bakti dan persiapan penutupan.
Panitia pelaksana menyebutkan, Mubes kali ini mengusung semangat kolaborasi dan inovasi agar setiap organisasi ekstrakurikuler mampu berkontribusi aktif dalam mendukung visi sekolah.
“Kami berharap dari Mubes ini lahir program-program yang realistis, kreatif, dan berdampak langsung bagi siswa,” ungkap salah satu pembina.
Melalui Mubes OSIS dan Ekstrakurikuler 2026 ini, SMPN 27 Makassar menegaskan komitmennya membangun budaya organisasi yang solid, demokratis, dan berorientasi pada prestasi.



















