Cover

style=

SMPN 3 Makassar Gelar Sertijab Pengawas, Syafri Hursasia Siap Tingkatkan Pembinaan

Makassar, Mapress.co.id – Serah terima jabatan (Sertijab) Pengawas UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar digelar di ruang guru sekolah, Senin (09/02/2026).

Kegiatan berlangsung sederhana, namun penuh khidmat sebagai penanda resmi pergantian pengawas dalam rangka penyegaran serta peningkatan efektivitas pembinaan sekolah.

Kegiatan sertijab tersebut dihadiri Kepala SMPN 3 Makassar, Drs. Kaswadi, MM, jajaran wakil kepala sekolah, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pembinaan di lingkungan sekolah.

Pengawas lama, Dr. Raisuddin, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga sekolah atas sinergi yang telah terjalin selama masa tugasnya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin selama ini. Banyak hal yang telah kita capai bersama, dan itu tidak lepas dari kerja sama kepala sekolah dan para guru,” ujarnya.

Ia juga berharap pengawas yang baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan dan menghadirkan inovasi baru demi kemajuan sekolah.

“Saya yakin pengawas yang baru dapat melanjutkan dan bahkan meningkatkan capaian yang sudah ada,” jelasnya.

Sementara itu, pengawas yang baru, Drs. Syafri Hursasia, M.Si, mengawali sambutannya dengan ungkapan syukur atas amanah yang kembali dipercayakan kepadanya.

“Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk terus menjalin silaturahim serta melanjutkan tugas pembinaan di SMP Negeri 3 Makassar,” tuturnya.

Syafri Hursasia, menyampaikan bahwa kehadirannya di SMPN 3 Makassar bukanlah hal yang baru. Ia pernah bertugas sebelumnya dan kini kembali setelah beberapa tahun.

“Saya kembali lagi ke sini setelah sekian tahun lamanya. Ini bukan perpisahan, tetapi kembali menyambung silaturahim dan melanjutkan tugas pembinaan yang pernah saya jalankan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya etika dan komunikasi dalam proses pergantian tugas agar tidak menimbulkan kebingungan di satuan pendidikan.

“Serah terima ini penting sebagai bagian dari etika dan adab. Tidak elok jika tiba-tiba terjadi pergantian tanpa ada penjelasan dan koordinasi. Kita ingin semua berjalan tertib dan sistematis,” jelasnya.

Lebih lanjut, Syafri, mengungkapkan bahwa saat ini pengawas menghadapi tantangan karena jumlah sekolah binaan yang cukup banyak, baik jenjang SMP maupun tambahan SD.

“Kondisi pengawas saat ini cukup menantang. Jumlah sekolah binaan bertambah, sehingga diperlukan sinergi dan komunikasi yang baik agar pembinaan tetap berjalan efektif,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap seluruh
tenaga pendidik dan kependidikan tetap menjaga kekompakan serta berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan kepada peserta didik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *