Banten, Mapress.co.id – Amanat besar dari perubahan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang dilaksanakan dalam forum Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) 2026, agar kedepan tidak lagi ada pertengkaran sesama pengurus di dalam organisasi.
Karena melalui penyempurnaan AD/ART, diharapkan bisa berimplikasi pada perubahan kehidupan berorganisasi, yang bertujuan agar ego pribadi tidak lagi mengalahkan kepentingan organisasi.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, ketika membuka Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI Pusat, yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Serang, Provinsi Banten, Sabtu (07/02/2026).
Namun masalahnya, Ahmad Munir yang akrab disapa Cak Nur, menyampaikan bahwa keributan pengurus yang pernah terjadi yang mengakibatkan dualisme kepemimpinan itu, karena tidak adanya keputusan yang benar dan mengikat kepada pengurus yang bertikai.
“Hilangkan ego kepentingan sesaat demi untuk mempertahankan kepentingan pribadi. Tolong kedepankan agar kepentingan organisasi lebih diutamakan, dan memastikan kebenaran di atas kepentingan pribadi atau individual,” harapnya.
“Kita sangat prihatin dan ironi ketika PWI berupaya menjaga marwah organisasi,. Namun, ada oknum pengurus yang masih berusaha menjalankan praktek transaksional demi untuk kepentingan pribadi. Ini jelas dapat mencederai organisasi,” tutupnya.
Menurutnya, kepentingan sesaat akan mencederai nama baik profesi, sehingga dapat dengan mengorbankan marwah organisasi.
Tak lupa, Ketua Umum PWI Ahmad Munir mengajak semua pengurus PWI untuk bersama-sama menata organisasi yang lebih modern dengan mereorganosasi kepengurusan PWI mulai dari tingkat Pusat hingga Kabupaten/Kota.(*)



















